Sastra

Sort By:

Rp 40.000
Rp 32.000Rp 32.000

Janji Para Lelaki

Penulis : Saiful Ardi Imam
Halaman : 351 Halaman 
Dimensi :
Berat : 250 gram 

Sinopsis :

Meskipun berprestasi, Gubernur Jenderal tidak menyertakan Johan dalam penyerangan ke Bukittinggi. Baktinya kepada Kerajaan Belanda seperti dihalangi, hanya karena dia seorang peranakan. Sang Mamanya yang membesarkan hatinya; mengingatkan Johan pada komitmennya ketika mendaftar sebagai tentara. Membesarkan sekaligus memberikan pinta pada anaknya untuk berjanji sebelum menghadapi tentara Paderi: “Berjanjilah untuk membela dan mengasihi kaum pribumi!” 
* * *
Bagi Syahdan, janji menikahi Marani pada bulan haji seperti mustahil terwujud. Sebelum meninggal, sang ayah meminta Syahdan untuk membelikan sawah bagi adiknya sebelum menikah; sekaligus jua memenuhi harapan sang Amak. Karena janji ini pula, keinginan Syahdan untuk menikah terhijab larangan Amak. Di tengah kerumitan pilihan itu, Syahdan juga harus memenuhi panggilan suci. Negerinya tengah diserang. Dan ia bagian penting dari pasukan Paderi yang bersiap menghadapi serbuan Belanda di Bukittinggi.
* * *
Meski sempat bimbang, janji Labek alias Sutan Mantari pada sang angku telah terucap: menikahi putri si angku sekaligus menjaga tokonya. Bayangan utang berlipat dan pengapnya penjara berhasil menghapuskan keraguannya. Bahkan bayangan mewarisi kekayaan sang angku hadir di depan mata. Di kemudian hari, kenikmatan Labek ini harus dibayar mahal: menahan sakit hati akibat perlakuan istri, yang akhirnya berujung pada pilihannya sebagai kolaborator Belanda menghadapi kaum Paderi.
* * *
Ini bukan kisah mimpi, tapi cerita memenuhi janji yang acap tak tertepati. Juga bergulat pada peneguhan jati diri: membawakan panji-panji islami dalam kafilah Paderi melawan kompeni.
Rp 34.000
Rp 27.200Rp 27.200

Sacangkir Kopi Untuk Relawan 

Penulis : Mohammad al-Azhir

Sinopsis : 

Wahid Nugroho—seorang aktivis mahasiswa—berangkat ke Aceh mengabdikan diri sebagai relawan kemanusiaan di samping menuntaskan usahanya menuntaskan penelitian skripsinya tentang konflik Aceh. Namun, di Aceh ia tidak sekadar menemui tubuh dan jiwa-jiwa yang remuk oleh gempa dan tsunami. Di negeri yang dijuluki Serambi Mekah itu, ia menjadi saksi tragedi yang dialami oleh anak-anak negeri yang dibesarkan oleh peluru dan mesiu.
Aktivitasnya sebagai relawan kemanusiaan menyeretnya tidak hanya pada konflik batin, penyanderaan oleh GAM, pemukulan oleh TNI, namun juga perjumpaannya dengan Intan, seorang relawati Aceh.
Mampukah ia menghadapi itu semua? Berhasilkah ia menuntaskan penelitiannya yang menegangkan tentang konflik Aceh? Sekaligus bagaimana upaya kepedulian yang dia tebarkan di tengah cinta yang melanda di bumi serambi mekah?
Rp 46.000
Rp 36.800Rp 36.800

THE GATE OF HEAVEN

Oleh: R.H. Fitriadi 

Jalur Gaza siaga satu, bergejolak! Israel kembali datang setelah agresi 27 Desember 2008. Operasi Cast Lead II siap digelar, me ne bus kegagalan meluluh-lantakkan tanah yang diperintah oleh pe juang Hamas. 

Tak mau menanggung malu lagi, ratusan unit pesawat tempur dan tank canggih menyertai 112.000 personil pasukan darat Israel. Ke yakin an Israel membuncah, beriring aktivitas mata-mata, Shin Bet, di Gaza dan restu para pemimpin negara maju. 

Ladang pembantaian rakyat tak berdosa siap hadir di depan mata. Ribu an penduduk Gaza terus menghitung jam sebelum mesiu Israel meng amuk tanpa kenal ampun. Amuk serbuan yang memper cepat antre an panjang pengungsi, perpisahan keluarga ter cinta, egoisme pe nguasa Mesir akibat tekanan Israel, per juangan gigih relawan Indo nesia di jalur perbatasan, hingga derita batin keluarga Palestina mata-mata Israel. 

Namun, nun di lorong dan terowongan tersembunyi, para pejuang Pa lestina berhimpun. Sekelompok ilmuwan di sebuah tempat di Asia Teng gara turut berjibaku di balik layar komputer. Menyatukan ke kuat an, mengatur taktik bertempur yang siap mengejutkan lawan. Sebu ah pertempuran tak berimbang dalam persenjataan tak me nyiutkan nyali.

Rp 60.000
Rp 48.000Rp 48.000

THE MESSIAH PROJECT

Penulis : R.H. Fitriadi

Dua belas anggota NSA (National Security Agency) membangkang dari perintah atasannya. Dalam hitungan jam, mereka menjadi orang-orang yang paling dicari Pentagon. Mereka yang semula pahlawan berubah menjadi musuh negara. Tak banyak yang tahu, agen-agen itu membelot untuk sebuah rencana membongkar kekuatan yang selama ini mengangkangi negaranya.

Di Fasilitas Nuklir Negev, Israel tak tinggal diam setelah kekalahan memalukan dalam operasi militer mereka, Cash Lead II, di Jalur Gaza. Program balas dendam disiapkan, menyiapkan prajurit-prajurit tangguh pewaris moyangnya, Solomon. Prajurit-prajurit dengan kekuatan supercanggih demi melawan para pejuang Palestina. Tak banyak yang tahu, proyek di balik semua itu, The Messiah Project, dilakukan Israel dengan menggunakan rahim-rahim perempuan Arab Palestina.

Di Distrik Khan al-Khalili, Kairo, Nafisa, seorang dokter yang tengah mengandung, tiba-tiba didatangi pasukan keamanan setempat untuk dideportasi ke Palestina. Sebelum beranjak ke lokasi pengungsian, sekumpulan pria bersenjata tiba-tiba menembaki aparat keamanan yang menangkap Nafisa. Namun sekaligus juga membawa pergi Nafisa, bukan dengan tujuan menyelamatkannya.

Adakah yang tahu bagaimana hubungan tiga peristiwa di tiga negara itu?

* * *

“Novel ini, menjanjikan sesuatu yang layak kita tunggu.”

Dzikrullah W. Pramudya (Jurnalis dan relawan kemanusiaan).

“Semua plot terasa penting dan sayang untuk dilewatkan!” 

Rizki Ridyasmara (Penulis buku-buku konspirasi).

// // //