Novel, Fiksi dan Cerpen

Sort By:

Rp 74.000
Rp 59.200Rp 59.200

Ayah "Andrea Hirata"

Detail

Judul     : Ayah "Andrea Hirata"
Penulis      : Andrea Hirata
Penerbit : Mizan Store
isi : 432 Halaman
ISBN : -
Ukuran : -

Sinopsis 

Betapa Sabari menyayangi Zorro. Ingin dia memeluknya sepanjang waktu. Dia terpesona melihat makhluk kecil yang sangat indah dan seluruh kebaikan yang terpancar darinya. Diciuminya anak itu dari kepala sampai ke jari-jemari kakinya yang mungil. Kalau malam Sabari susah susah tidur lantaran membayangkan bermacam rencana yang akan dia lalui dengan anaknya jika besar nanti. Dia ingin mengajaknya melihat pawai 17 Agustus, mengunjungi pasar malam, membelikannya mainan, menggandengnya ke masjid, mengajarinya berpuasa dan mengaji, dan memboncengnya naik sepeda saban sore ke taman kota.

Rp 49.000
Rp 41.650Rp 41.650

Ayah Kisah Buya Hamka

Detail

Judul  : Ayah Kisah Buya Hamka
Penulis  : Irfan Hamka
Penerbit  : Republika 
Isi : 321 Halaman
ISBN : 9786028997713
Ukuran : 13.5 Cm X 20.5 Cm

Sinopsis

BUYA HAMKA. Nama besar ini bukan hanya dikenal sebagai ulama besar, melainkan juga sebagai sastrawan, budayawan, politisi, cendikiawan, dan pemimpin masyarakat. Ketokohan serta keagungan karyanya membuat banyak orang tertarik untuk mengabadikannya. 

Melalui penuturan anak kelimanya, Irfan Hamka, Republika Penerbit ingin mengenal sosok besar Hamka, namun dari sisi yang lebih dekat; Buya Hamka sebagai seorang ayah, suami, dan kepala keluarga. 

Buku Ayah… menyuguhkan banyak kenangan, pengalaman, dan kisah luar biasa yang mungkin tak akan kita peroleh selain dari orang-orang terdekatnya.  Dan, Republika Penerbit merasa beruntung bisa “mendengarnya” langsung dari Penulis, lantas menyampaikannya kepada pembaca. Semoga pembaca pun dapat memperoleh manfaat dengan membacanya.

Berikut sebagian kecil nasihat dan pengalaman yang dikenang oleh Irfan Hamka selama 33 tahun kebersamaannya dengan Buya Hamka, sang ayah. Kisah-kisah dalam buku Ayah… akan membawa pembaca mengenal lebih dekat sosok Buya Hamka dari sisi yang berbeda. “Ada tiga syarat yang harus dimiliki oleh orang yang suka berbohong. Pertama, orang itu harus memiliki mental baja, berani, tegas, dan tidak ragu-ragu untuk berbohong. Jangan seperti kamu tadi.  Kedua, tidak pelupa akan kebohongan yang diucapkannya. Ketiga, harus menyiapkan bahan-bahan perkataan bohong untuk melindungi kebenaran bohongnya yang pertama. Contoh, ada seorang teman bertanya kepada temannya, ‘Tadi hari Jum’at shalat di mana?’ Si teman yang ditanya sebenarnya tidak ikut shalat berjamaah Jum’at, namun karena malu, dia berbohong, lalu menjawab, ‘Di Masjid Agung’. Si teman yang bertanya kembali bertanya, ‘Di lantai mana kau shalat?’ Yang ditanya kembali menjawab, ‘Di lantai bawah’. Bertambah lagi bohongnya. ‘Saya juga di lantai bawah, kok. Tidak,bertemu?’ Dengan mantap yang ditanya menjawab, ’Saya di saf paling belakang’. Coba kau hitung, Irfan! Untuk melindungi bohongnya, berapa kali dia menambah bohong agar temannya percaya bahwa dia memang shalat di Masjid Agung? Mengerti kau, Irfan, akan cerita Ayah ini?” –Halaman 10. 

***

Atau kisah tentang perjalanan maut di Padang Pasir.

Mulanya, gulungan angin bercampur pasir itu masih berjarak sekitar dua kilometer di belakang kami. Umar, sopir kami, menambah kecepatan mobil dari 100, 110, lalu 120 mill per jam. Mobil terasa melayang di atas jalan raya. 

Namun, angin pasir itu lebih cepat menyusul. Badan mobil terdengar seperti disiram oleh pasir. Suara gemuruh angin terdengar di dalam mobil kami. Seperti ada ribuan suara siulan yang mengepung mobil kami. Ayah terus menyebut nama Tuhan, “Allah, Allah”. 

Aku pun mengikuti ucapan Ayah, “Allah, Allah, Allah”. –Halaman  137-138.

Rp 40.000
Rp 32.000Rp 32.000

Cinta Sang penjaga Telaga

Penulis  : Azzura Dayana
Halaman : 355 Halaman
Dimensi : 13,5 cm x 19,5 cm
Berat : 250 gram

Sinopsis :

Haruskah gadis-gadis anak petani nasibnya berakhir di ujung sawah: berkubang dalam lumpur tanah dan keringat menuai padi?

Dalam karya berlatar Palembang, Azzura Dayana menghadirkan sosok Ita Anisa, gadis anak petani yang ingin mengubah nasibnya. Kebaikan sebuah keluarga mengantarkan Ita ke kota; ia didorong untuk melanjutkan pendidikan.

Hidup di kota ternyata barulah awal perjuangan Ita. Tinggal bersama seorang anak jalanan yang diasuhnya, melahirkan prasangka tetangga; bahkan dari orang terdekatnya. Saat yang sama, seorang anggota keluarga yang membiayai kuliahnya memiliki rencana jahat kepada orangtuanya di desa. Menyusul kemudian, kehadiran pria misterius yang menawarkan pekerjaan untuknya. Bersamaan dengan pergulatan hidup, Ita pun harus mengambil keputusan; keputusan cinta terhadap para lelaki yang menyatakan cinta padanya.

Dalam Semesta Cinta (Memoar Perempuan Penulis Indonesia)

Detail

Judul                  : Dalam Semesta Cinta (Memoar Perempuan Penulis Indonesia)
Penulis  : Pipiet Senja
Penerbit : Luxima
Isi : - Halaman
ISBN : 9786022680154
Ukuran :  cm x cm

Sinopsis Buku : Dalam Semesta Cinta (Memoar Perempuan Penulis Indonesia)  


Di luar banjir mulai surut, tapi di sini, di kamar sewa ukuran tiga kali tiga ada yang terus menggelombang dahsyat. Gelombang lapar dan lelah yang bisa membuat semua penghuninya frustasi. Dadaku mulai berdebar, tapi kutahankan untuk tidak terpengaruh.

Jari-jemariku, pikiran dan perasaanku masih berkutat pada akhir cerita sebuah keluarga yang berbahagia. Kuhentikan berjibaku dengan mesin ketikku, kulirik belahan jiwaku yang senantiasa mengobarkan semangat hidupku. Ya Allah, ada apa dengan dia? Anak itu, buah hatiku tercinta tampak menekuk kedua lututnya, buku kesayangannya sudah lepas dari tangannya, mengambang di permukaan air yang menggenang di lantai.


***

Pipiet Senja adalah penulis sejati. Dia begitu istiqomah menulis. Saya kagum dengan energi berkaryanya, dan semangatnya memotivasi generasi muda untuk menulis

HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY. Sastrawan dan Sutradara film


Seorang penulis yang tak pernah lelah berkarya. Bahkan penyakit abadinya pun tak mampu menaklukkannya. Saya belajar banyak dan mengambil inspirasi dari kegigihannya

IRWAN KELANA, penulis, wartawan HU, Republika

Menyandang penyakit abadinya malah menjadikan Pilpiet Senj terus hidup dengan tegar. Novel-novelnya menjadi cermin sekaligus penyemangat buat pembacanya. Di inspirator bagi saya

GOLA GONG, novelis, pengelola Rumah

Rp 45.000
Rp 36.000Rp 36.000

Dan Bidadari pun Mencintaimu

Detail

Judul  : Dan Bidadari pun Mencintaimu
Penulis  : Ali Imron El Shirazy
Penerbit  : Semesta (Kelompok Penerbit Pro-U Media)
ISBN : 9789792574135
ISI :  - 
Dimensi : 14 x 20cm

Sinopsis 

Ghozali; lelaki saleh, alim lagi bijak dan tampan. Disukai banyak perempuan, di dalam juga di luar kampusnya. Tapi, tak satu pun tawaran cinta dari perempuan-perempuan itu ia te­rima. Sampai akhirnya ia tak bisa lagi menepis pesona Pelangi, se­­orang nyai di tempatnya mengajar bahasa Inggris.

Dan cinta tak bertepuk sebelah tangan. Pelangi yang disukai banyak putra kyai untuk dipersunting, rupanya terpikat oleh ka­risma Ghozali. Namun cinta yang tak sempat terucap di antara dua insan itu, ternya

Rp 55.000
Rp 46.750Rp 46.750

Kemi

Cinta Kebebasan yang Tersesat

Detail 

Judul  : Kemi : Cinta Kebebasan Yang Tersesat
Penulis  : Adian Husaini
Penerbit  : » Gema Insan Press
Isi : 316 Halaman 
ISBN : 9789790772205
Ukuran : 12 x 18 cm

Sinopsis

Novel “unik” karya adian Husaini ini mengungkap liku-liku pemikiran dan kondisi kejiwaan sejumlah aktivis liberal di negri antah berantah yg belum pernah terungkap dalam karya-karyapara penulis fiksi sebelum ini. Novel ini wajib di baca oleh para santri dan keluarga muslim yg mencintai keimanan dan berkeinginan selamat dari jeratan angan-angan dan gurita liberalism, yg tiap detik menyerbu pikiran mereka     

Seorang santri cerdas, melanggar amanah sang kyai; meninggalkan pesantren dan menjadi aktivis liberal. Angan-angan kebebasan menjemuskannya. Kami terjerat terperosok, dan berperangkap dalam kebebasan yang didambakannya, bahkan mengancam jiwanya.

Rahmat, santri cerdas dan tampan utusan sang kyai, berusaha menyelamatkan Kemi. Sejumlah tokoh liberal terkemuka berhasil ditaklukkannya. Seorang kyai liberal wafat di ruang diskusi setelah bertemu dengan Rahmat.

Siti, feminis liberal, putri kyai terkenal, mulai mempertanyakan arti kebebasan yang selama ini dimaknainya. Cintanya pada Rahmat tak perbendung. Tapi, bayang-bayang dosa dan masa depan pesantrennya membawa Siti pada satu keputusan pahit.

 

Rp 44.400
Rp 37.740Rp 37.740

Kemi 2

Menyelusuri Jejak Konspirasi

Detail

Judul  : Kemi 2 : Menyelusuri Jejak Konspirasi
Penulis  : Adian Husaini
Penerbit  : » Gema Insan Press
Isi  : -
ISBN : 978-602-250-068-1
Ukuran : 12 x 18 cm

Sinopsis

Alkisah dalam KEMI, santri cerdas (Ahmad Sukaimi) terjebak dalam kubangan liberalisme dan terjerat sindikat kriminal pembobol dana-dana asing untuk proyek liberalisasi di Indonesia.

Nasib Kemi berujung tragis. Ia disiksa donaturnya sendiri karena dianggap gagal menjalankan misi.

Kini, KEMI berkisah tentang perebutan Kemi oleh sesama aktivis liberal. Kemi diculik dari Rumah sakit dan dikirim ke pusat pengobatan canggih. Pergulatan Islam dan Liberalis memasuki babak yang semakin seru melibatkan aktor penting bernama Doktor Rajil, pengamat politik terkenal, dan Habib Marzuki, pegiat Islam yang dicap garis keras.

Kecanggihan Doktor Rajil merekayasa proyek liberalisme harus berbenturan dengan suara hati putri kecilnya sendiri  yang suatu ketika merajuk pada sang Ayah, “Pokoknya Papa jangan Liberal.

ya… Putri takut, Pa.. Nanti Papa masuk neraka! janji ya, Pa! Papa enggak Liberal!” 

Rp 38.800
Rp 32.980Rp 32.980

ketika Cinta Berbuah Surga (Cetakan Terbaru)

Detail

Judul                  : ketika Cinta Berbuah Surga (Cetakan Terbaru)
Penulis  : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit : Basmalah
Isi : 184 Halaman
ISBN : 978-602-148-7228
Ukuran : 13 cm x 21 cm

Sinopsis 

Seorang Ulama terkemuka, Imam Sahl bin Abdullah Al-Tastari menuturkan kisah dirinya, “Ketika berumur tiga tahun, aku ikut pamanku yaitu Muhammad bin Sanwar untuk melakukan qiyamullail. Aku melihat cara shalat pamanku dan aku meniru gerakannya.

Suatu hari, paman berkata kepadaku, ‘Apakah kau mengingat Allah, yang menciptakanmu?’

Aku menukas, ‘Bagaimana caranya aku mengingatnya?’

Beliau menjawab, ‘Anakku, jika kau berganti pakaian dan ketika hendak tidur, katakanlah tiga kali dalam hatimu, tanpa menggerakkan lisanmu, ‘Allahu ma’i… Allahu naadhiri… Allahu syaahidi!’ (Artinya, Allah bersamaku, Allah melihatku, Allah menyaksikan aku!).

Aku menghafalkan kalimat itu, lalu mengucapkannya bermalam-malam. Kemudian, aku menceritakan hal ini kepada paman.

Pamanku berkata, ‘Mulai sekarang, capkan zikir itu sepuluh kali setiap malam.’

Aku melakukannya, aku resapi maknanya, dan aku merasakan ada kenikmatan dalam hatiku. Pikiran terasa terang. Aku merasa senantiasa bersama Allah Swt.

Satu tahun setelah itu, paman berkata, ‘Jagalah apa yang aku ajarkan kepadamu, dan langgengkanlah sampai kau masuk kubur. Zikir itu akan bermanfaat bagimu di dunia dan di akhirat.’

Lalu, pamanku berkata, ‘Hai Sahl, orang yang merasa selalu disertai Allah, dilihat Allah, dan disaksikan Allah, akankah dia melakukan maksiat?’

Kalimat Allahu ma’i. Allahu naadhiri. Allahu syaahidi! sangat terkenal di kalangan ulama arif billah. Bahkan, Syeikh Al-Azhar; Imam Abdul Halim Mahmud, yang dikenal sebagai ulama yang arif billahmenganjurkan kepada kaum Muslimin untuk menancapkan kalimat ini di dalam hati. Maknanya yang dahsyat, jika dihayati dengan sungguh-sungguh, akan mendatangkan rasa ma’iyatullah (selalu merasa disertai, dilihat, dan disaksikan olehAllah Swt, di mana dan kapan saja).

Pada akhirnya, rasa ini akan menumbuhkan takwa yang tinggi kepada Allah Swt. Kalau sudah begitu, apakah orang yang merasa selalu disertai, dilihat, dan disaksikan Allah akan melakukan maksiat?.

Sumber: Habiburrahman El Shirazy (Ketika Cinta Berbuah Surga)

Habis
Rp 42.000
Rp 33.600Rp 33.600

Ketika Langit Runtuh

Detail

Judul             : Ketika langit runtuh
Penulis  : Abdul Mutaqin
Penerbit  : Pustaka Al Kautsar 
Isi : 264 Halaman 
ISBN : 978-602-1695-104
Ukuran               : 13.5 cm x 20.5 cm 

Sinopsis

Darwisy adalah buah hati Ningrum dari pernikahannya dengan Markam. Ningrum dan Markam membangun keluarga mereka dalam paham kebebasan. Mereka berdua adalah aktivis pengagung liberalisme yang gencar mencela Islam. Segala hal yang berbau Islam mereka hindarkan. Namun, Darwisy tidak sepenuhnya sependapat dengan pemikiran kedua orangtuanya. Darwisy memang remaja yang cerdas, santun, dan memiliki pemikiran yang lurus. Ia bahkan berhasil mengetuk hati ibunya untuk kembali kepada fitrahnya dan menerima Islam seutuhnya dan sebenar-benarnya.

Bagaimanakah reaksi Markam atas keinsyafan istrinya? Apakah Darwisy berhasil menyadarkan ayahnya? Kejadian seperti apa yang membuat Markam mengalami keterkejutan dalam pemikirannya selama ini? Ikuti kisahnya dalam buku ini.

Rp 64.000
Rp 51.200Rp 51.200

Letters from Turkey

Detail

Judul  : Letters from Turkey
Penulis  : Faris BQ
Penerbit  : » Pustaka Al-Kautsar
Isi : 274 Halaman
ISBN : 978-602-169-5029
Ukuran : 14cm x 20cm

Sinopsis

Buku Letters from Turkey

Buku ini adalah mata penulis selama bermukim di Turki. Saat menjadi mahasiswa doktoral di Universitas Ankara itulah, Ahmad Faris menunjukkan kepiawaiannya memunguti keunikan manusia, budaya, dan hikmah yang terserak di sana.

Berbeda dengan tulisan perjalanan lain yang lebih banyak membahas hal-hal teknis dan informasi yang umum, buku ini lebih banyak mengajak pembaca untuk berpikir dan menggali inspirasi selama perjalanan di negara asing tersebut. 

Selamat terinspirasi!

“Buku yang emosional! Tentang kekuatan inspirasi dari negeri yang menyajikan masa lalu dan menawarkan masa depan. Tentang

bagaimana merawat cinta di saat berjauhan.” (Andi Arsyil, aktor, penulis, dan inspirator)

“Tulisan yang cerdas, menarik, menyentuh, serta menginspirasi kita tentang Turki, Indonesia, dan sebuah kebersamaan yang tak akan pernah selesai.” (Helvy Tiana Rosa, penulis)

“You will falling in love with Turkey, but you can’t leave your true love, Indonesia. Like a triangle love story. Very inspiring. Two thumbs up!” (Sisi Aspasia, Runner Up World Muslimah 2013)

“Tentang segala hal yang direkatkan oleh rasa cinta pada ibu, anak dan istri. Seperti ikut hidup dalam hari-hari yang dinamis dan inspiratif seorang Faris BQ.” (Gol A Gong & Tias Tatanka, pasangan penulis & traveler)

Rp 40.000
Rp 34.000Rp 34.000

Para Mujahid Cinta

Sebuah Novel Tentang Romansa Cinta dan Perjuangan mempertahankan Kehormatan

Detail

Judul  : Para Mujahid Cinta
Penulis  : Najieb Kailani
Penerbit       : Ihwah Publishing
Isi : 219 Halaman 
ISBN : 978-602-9822113
Ukuran : 13 x 21 cm

Sinopsis

“Jika orang melupakan kita, itu artinya permasalahan besar yang kita perjuangkan telah mati”. Itulah kalimat yang keluar dari mulut suci Mansur Darga, salah satu Mujahid Cinta yang tewas di berondong peluru kaum imperialis saat menjejakkan kakinya di negeri Turkistan.

Mungkin saat ini banyak pembaca yang tak mengetahui bahwa dulu sempat ada sebuah negeri dengan nama Turkistan. Sebuah negeri tempat lahirnya para ilmuwan Islam yang telah memberikan sumbangsih begitu besar bagi perkembangan peradaban manusia. Di tanah Turkistan itulah lahir ulama’-ulama’ dan filosof Islam seperti Al-Biruni, Ibnu Sina, Al-Farabi dan Al-Bukhori.

Namun sayangnya, tanah harapan itu kini telah hilang ibarat di telan bumi. Peta duniapun sepertinya tak mau lagi menerima nama Turkistan seperti nama negeri-negeri lain yang pernah ada. Serangan bangsa China dan Rusia terhadap Turkistan menjadikannya hanya ada dalam sebuah dongeng-dongeng yang diceritakan dari mulut ke mulut.

Berangkat dari hal itulah, seorang sastrawan kesohor kelahiran Mesir mencoba menguak sejarah tenggelamnya negeri Turkistan itu melalui sebuah karya berjudul ‘Para Mujahid Cinta’. Buku berjudul asli Layaali Turkistan ini memaparkan dengan detail detik-detik hilangnya ‘Andalusia Kedua’ dalam dunia Islam itu dalam bentuk novel.

Ekspansi teritorial yang dilakukan dua negara komunis, China dan Uni Sovyet (Rusia sekarang), menjadikan wilayah Turkistan Barat dan Timur menjadi Negara pecahan kecil-kecil. Turkistan barat yang dijajah oleh Uni Sovyet kini berubah menjadi Republik Sovyet Uzbekistan, Republik Sovyet Turkmenistan, Republik Sovyet Kirghistan dan Republik Sovyet Tadzhikistan. Meskipun pada akhirnya Uni Sovyet runtuh pasca gerakan parestoika yang digawangi oleh Michael Ghorbachev, Turkistan tetap hilang dengan alasan politik yang di buat-buat. Sedangkan Turkistan Timur yang dijajah oleh Chinapun, kini menjadi Propinsi Sinkiang.

Buku setebal 129 halaman ini diawali dengan kisah pendudukan pasukan China yang mencengkeram Propinsi Kumul pada tahun 1930. Disebabkan karena merasa sudah menguasai daerah jajahannya, maka komandan China membuat peraturan yang sesuka hatinya. Tak perduli apakah peraturan itu bertentangan dengan keyakinan penduduk yang dijajahnya. Peraturan itu adalah keharusan bagi semua orang Turkistan untuk menikahkan anak perempuannya kepada pasukan China, meskipun berbeda keyakinan.

Berawal dari sanalah, pemberontakan rakyat Turkistan melawan China mulai bergelora di bawah pimpinan pemikir, negarawan serta ulama’ kharismatik Khaja Niyaz Haji. Padanya terdapat sikap keberanian dan kearifan serta sang motivator para mujahid muslim Turkistan. Dialah pada akhirnya menjadi Presiden pertama negeri Turkistan menggantikan raja Kumul yang tewas.

Melihat peperangan antara Turkistan dan China, Uni Sovyet mencoba untuk ikut bermain dalam konflik kedua Negara tersebut dengan topeng “membantu”. Pemimpin Uni Sovyet saat itu, Stalin, mencoba mengutus perwakilan ke Turkistan di bawah pimpinan Zajam Sin Dargam untuk bertemu muka dengan Khaja Niyaz Haji. Tentunya dengan kompensasi yang mempertaruhkan harkat dan martabat negeri Turkistan.Penolakan halus dilakukan Khaja Niyaz Haji atas bantuan yang ditawarkan utusan Rusia itu. Mendapat penolakan itu, pihak Sovyet pada akhirnya merapat kepada Pasukan China dengan alasan yang sama. Membantu!. Hingga akhirnya dua kekuatan komunis membabat habis wilayah-wilayah negeri Turkistan.

Buku yang diterjemahkan oleh Socheh Muhammad ini, selain mengisahkan tentang jiwa patriotisme, juga mengisahkan tentang jalinan cinta tokoh utama yang bernama Mustafa Murad Hadrat dengan Najmat Lail. Keduanya adalah pelayan istana Raja Kumul. Peperangan membuat cinta mereka terpisahkan untuk sementara waktu. Demi menyelamatkan keluarga kerajaan, Najmat Lail rela menikah dengan Pao Din, perwira pasukan China yang menyerang istana raja Kumul.

Namun seiring berjalannya waktu, saat Mustafa Murad Hadrat melakukan taktik perang gerilya bersama para mujahidin yang lain. Tuhan mempertemukan keduanya kembali di Urungi. Dengan menyamar menjadi pembantu perwira Pao Din bernama samaran Torson, Mustafa Murad Hadrat merasa bahwa cinta yang ada dalam hati Najmat Lail telah sirna. Ternyata pernyataanya salah besar. Dengan alasan cinta kepadanya, Najmat Lail membunuh suaminya sendiri. Dan menjalani hidup dalam pelarian bersama Mustafa Murad Hadrat. Keduanya menikah di sela-sela waktu senggang kala perang lagi mereda.

Akan tetapi, peperangan yang terus menerus tak kunjung henti membuat keduanya harus berpisah lagi. Demi bisa menjaga akidah Islamnya, para Mujahid Cinta negeri Turkistan ini mencoba untuk terus bertahan dengan jumlah yang sedikit melalui taktik prang gerilya. Sembunyi di pegunungan, jika terlihat musuh mulai lengah, mereka turun gunung dengan menyerang titik sentral pertahanan pasukan China dan Uni Sovyet. Meskipun pada akhirnya kekalahan selalu ada disebabkan kurang modernnya persenjataan perang pasukan Turkistan.

Akibat makin menipisnya jumlah pasukan Turkistan, maka mengungsilah Mustafa Murad Hadrat bersama para pejuang lainnya menuju Srinagar, Kashmir. Disanalah pertemuan kembali dengan Istri dan anaknya terjadi lagi. Hingga keduanya berkeinginan untuk hidup dipinggiran kota Mekkah. Nah di Mekkah-lah, saat bulan Dzulhijjah Najieb Kailani bertatap muka secara tidak sengaja dengan Mustafa Murad Hadrat yang menghabiskan sisa hidupnya dengan menjadi pedagang tasbih, kopiah dan barag-barang antic. Maka diceritakanlah negeri Turkistan, negeri Islam yang hilang ini pada Najieb Kailani dengan cerita yang sangat menyentuh nurani.

Di tengah Gonjang ganjing politik di dunia Arab yang bergejolak akhir-akhir ini, membuat semua mata tertuju pada dunia Islam. Tentu hadirnya buku ini saat dunia Islam berada dalam kekacauan seperti sekarang, layak untuk diapresiasi dari berbagai kalangan. Baik akademisi, mahasiswa, serta sejarawan, bukan untuk menghadirkan kembali masa lalu yang kelam itu, akan tetapi untuk belajar sejarah tentang pentingnya arti sebuah kebebasan dan kemerdekaan. Dengan membaca buku ini, sejarah peradaban Islam kembali menjadi kajian yang menarik untuk terus dipelajari, diamati dan dicermati. Maka untuk selanjutnya, selamat membaca.

Rp 69.000
Rp 55.200Rp 55.200

Sang Pemusar Gelombang

Detail

Judul  : Sang Pemusar Gelombang
Penulis  : M. Irfan Hidayatullah
Penerbit  : Salamadani
ISBN : 978-602-84-5895-5
Kategori : Novel
Jenis Cover  : Soft Cover

Sinopsis Buku

“Hasan Al-Banna adalah rajulun qur’any atau manusia Qur’an, karena seluruh pemikiran revolusionernya datang dari al-Qur’an yang dipelajari dan diyakininya. Umat Islam Dunia berutang budi pada berbagai terobosan Al-Banna yang mengejawantah dalam al-Ikhwan al-Muslimin. Sampai sekarang.”

M. Amien Rais

 

“Sastra pemikiran dakwah perlu diapresiasi, di tengah manusia negeri ini yang sedang galau. Lewat novel ini, Irfan, mengajak kita untuk bekerja menghadapi realitas bukan mengeluh dan melarikan diri darinya.”

H. M. Anis Matta Lc.

 

“Dalam kehidupan sehari-hari di mana realitas yang kita hadapi sering lebih aneh dari realitas dalam fiksi (stranger than fiction), Irfan mengajak pembaca ke wilayah di mana realitas sehari-hari bertemu dengan realitas fiksi yang dikisahkannya. Sebagian pembaca akan mengalami deja vu dengan apa yang pernah mereka alami dalam perjalanan hidup mereka sendiri, sementara bagi sebagian lain akan mendapatkan pemahaman baru tentang mengapa dunia para aktivis dakwah tak pernah kering sebagai inspirasi yang menyegarkan di tengah carut-marut problem dunia yang semakin melelahkan.”

Akmal Nasery Basral, Novelis

 

"Sang Pemusar Gelombang menghadirkan sebuah pusaran refleksi baru untuk kehidupan yang kita jalani. Membuat kita belajar untuk lebih bijak melakukan sesuatu setiap harinya."

Oki Setiana Dewi, aktris muslimah & penulis

 

"Dalam Islam, seni tidak boleh berkembang sekadar sebagai sebuah seni, tapi mestinya menjadi medium untuk menyampaikan pesan yang menggugah, yang bisa membawa pembaca kepada arah yang lebih baik, lebih dekat kepada Sang Pencipta dan lebih taat pada Nya. Itulah yang bisa didapatkan dalam novel Al Banna Sang Pemusar Gelombang ini. Sebuah novel yang bertutur tentang perjalanan kontemplatif  seorang manusia menuju Rabbnya."

Ismail Yusanto, Jubir HTI

 

“Membaca karya-karya Kang Irfan, siapa saja tidak hanya dibawa untuk menikmati keindahan jalinan kisah dan berpikir tentang apa di sebaliknya, tetapi juga diajak untuk merenung tentang keberadaan kita sebagai Muslim beserta kewajibannya. Novel ini semakin memperlihatkan kematangannya, bukan hanya dalam mengolah kata, tapi juga usahanya membuktikan bahwa ‘sastra-dakwah’ bisa menjadi karya sastra berkelas. Selamat buat Kang Irfan.”

Tiar Anwar Bachtiar, Ketua Umum PP Pemuda Persis

Rp 31.000
Rp 24.800Rp 24.800

Senyum Untuk Annaku 

Sebuah Novel berdasarkan Kisah Nyata (True Story)

Detail

Judul  : Senyum Untuk Anakku
Penulis    : Anni Iwasaki
Penerbit    : » Pustaka Al-Kautsar •
Isi : 192 Halaman
ISBN : 978-602-98545-72
Ukuran : 13.5 x 20.5 cm

Sinopsis 

Ketika anak ketiga Anni, Rido, divonis menderita tumor otak. Anni hanya bisa menangis. Tangisan bagi seorang perempuan adalah saat tak ada lagi yang bisa ia rasakan dan pikirkan karena semua telah bercampur menjadi gumpalan keputusasaan. Namun melihat putranya tersenyum adan berusaha untuk sembuh, Anni berjanji kepada dirinya tidak akan menagis lagi, bertekad akan terus tersenyum.

Anni dan suaminya bersama-sama berjuang demi kesembuhan Rido. Mereka menjalani masa sulit, mendatangi dokter hingga ke Jepang, berbulan-bulan menjalani pengobatan di rumah sakit. Tiap detiknya begitu menguras tenaga dan air mata. Setiap saat bisa berarti kematian bagi Rido.

Berhasilkah mereka melalui itu semua?

Hidup adalah sebuah kesempatan yang harus disyukuri. Para orang tua mensyukuri hidup dengan membentangkan kehidupan bagi anak-anaknya. Ayah dan ibu kadang berbohong hanya untuk membuat anaknya nyaman dan bahagia. Seorang ibu bahkan rela memberikan hidupnya sendiri demi kelangsungan hidup  anak-anak dari rahimnya.

Novel ini adalah sebuah pelajaran yang tak terhitung, tentang nilai-nilai kehidupan yang luar biasa.

Rp 64.000
Rp 54.400Rp 54.400

Tadarus Cinta Buya Pujangga

Novelisasi Kehidupan Buya Hamka

Detail

Judul  : Tadarus Cinta Buya Pujangga
Penulis  : Akmal Nasery Basral
Penerbit  : » Salamadani Grafindo
Isi : -
ISBN : 978-602-7817-197
Ukuran           : 14 x 21 x 2 cm

Sinopsis 

"Soekarno tampak berkaca-kaca. Dia menjabat pria di depannya dengan kehangatan seorang kakak terhadap adiknya. 'Saya akan selalu berdoa kepada Allah agar Dinda kelak menjadi suluh penerang bagi bangsa ini, baik lewat karya-larya Dinda sebagai pujangga, maupun sebagai ulama.'"

Itulah harapan Putra Sang Fajar bagi seseorang yang masa kecilnya hidup bak seorang "pemberontak". Orang memanggilnya Malik. Ia lahir pada suatu Ahad, kala senja merona di langit Minangkabau. Kelincahannya selalu beradu riang dengan riak Danau Maninjau, nyalinya membuntal seolah hendak bergulat dengan Bukit Sibarosak. Ia lahir dan dibesarkan di lingkungan para ulama.

Namun, perceraian ayah-ibunya membuat dia berpaling dari keluarga, dunia luar pun menjadi tempat peraduan baginya. pendidikan formalnya terhenti, bahkan ia tak sempat menamatkan sekolah Desa. Beranjak dewasa, setelah berhaji dan menuntut ilmu di Tanah Suci, Malik memilih jalannya untuk berkiprah di negeri sendiri, menjadi pujangga. Sementara itu, bekal yang ia peroleh selama perantauan mengukuhkan kecakapannya sebagai seorang ulama.

Inilah kisah pergulatan Malik dengan lingkungannya, yang bertubi-tubi menempa watak dan lakunya, hingga kelak namanya mengharum sebagai seorang ulama-pujangga -- yang lebih dikenal dengan panggilan: Buya Hamka.

Rp 64.000
Rp 54.400Rp 54.400

The Downfall of The Dynasty

Khianat Di Tanah Baghdad

Detail

Judul  : The Downfall of The Dynasty
Penulis  : Indra Gunawan, Lc
Penerbit  : » Salamadani Grafindo
Isi : -
ISBN : 978-602-7817-401
Ukuran           : 13 x 20.5 x 3 cm

Sinopsis 

Mereka itu bukan manusia. Mereka membantai dengan suka cita. Tanpa merasa berdosa membunuh yang terluka—mencincang-cincang anggota tubuh. Mereka, binatang haus darah yang menjelma manusia ...."
Nun jauh di negeri timur, badai dahsyat itu menatap dengki. Ia merayap perlahan menuju peradaban Islam yang berdiri megah: Abbasiyah. Dinasti Khawarizmy dan Thaifah Ismailiyah telah dibuatnya berkalang tanah. Bangsa Tartar itu tak akan pernah berhenti, sebelum seluruh bumi mereka kangkangi. Kini, Baghdad dipaksa menghalau ancaman mereka, sementara aroma pengkhianatan kian merebak dan merusak sendi-sendi kehidupannya.
Jamal, Ali, Zaid, dan Zahra berusaha menyelamatkan kota simbol kebanggaan kaum Muslimin itu. Mara bahaya mengintai, prahara cinta menerjang. Inilah detik-detik yang mendebarkan; saat kemelut cinta, kesetiaan, dan pengkhianatan mengubah sejarah dunia.
Habis
Rp 46.000
Rp 36.800Rp 36.800

The Gate Of Heaven

Detail

Judul  : The Gate Of Heaven
Penulis          : R.h. Fitriadi
Penerbit  : » Pro-U Media
Isi : - Halaman
Dimensi      : 14 x 20.5 cm

Sinopsis 

Jalur Gaza siaga satu, bergejolak! Israel kembali datang setelah agresi 27 Desember 2008. Operasi Cast Lead II siap digelar, me ne bus kegagalan meluluh-lantakkan tanah yang diperintah oleh pe juang Hamas.

Tak mau menanggung malu lagi, ratusan unit pesawat tempur dan tank canggih menyertai 112.000 personil pasukan darat Israel. Ke yakin an Israel membuncah, beriring aktivitas mata-mata, Shin Bet, di Gaza dan restu para pemimpin negara maju.

Ladang pembantaian rakyat tak berdosa siap hadir di depan mata. Ribu an penduduk Gaza terus menghitung jam sebelum mesiu Israel meng amuk tanpa kenal ampun. Amuk serbuan yang memper cepat antre an panjang pengungsi, perpisahan keluarga ter cinta, egoisme pe nguasa Mesir akibat tekanan Israel, per juangan gigih relawan Indo nesia di jalur perbatasan, hingga derita batin keluarga Palestina mata-mata Israel.

Namun, nun di lorong dan terowongan tersembunyi, para pejuang Pa lestina berhimpun. Sekelompok ilmuwan di sebuah tempat di Asia Teng gara turut berjibaku di balik layar komputer. Menyatukan ke kuat an, mengatur taktik bertempur yang siap mengejutkan lawan. Sebu ah pertempuran tak berimbang dalam persenjataan tak me nyiutkan nyali.

Rp 45.000
Rp 38.250Rp 38.250

The Gong Traveling

Perjalanan Asia Ala Sang Travel - Writer Legendaris

Detail

Judul  : The Gong Traveling 
Penulis  : Gol A Gong
Penerbit  : » Salamadani Grafindo
Isi : -
ISBN : 978-602-7817-173
Ukuran           : 14.5 x 21 cm 

Sinopsis 

The GONG Traveling adalah jalan-jalan ala Gol A Gong yang :
  • Penuh Keberanian
  • Nekad
  • Modalnya dicari sepanjang jalan
  • Menghimpun makna
  • Mencatatnya
Perjalanan yang dilakukan bukan sekedar jalan-jalan biasa, melainkan membaca alam untuk mencari hikmah-hikmah kehidupan dann menjadikannya sebagai pelajaran. dalam perjalanan itu, sang traveler tak segan-segan untuk tidur di mana pun. Benar-benar menjadi pengelana. Hebatnya, perjalanan itu dicatat menjadi sebuah tulisan yang dikirimkan ke media-media sehingga semua pengalaman dan hikmah yang didapat bisa dibagi dengan orang lain. Bahkan, bisa dijadikan modal perjalanan.
itulah gaya traveling yang dikenalkan oleh sang pelopor travel-writer, Gol A Gong. anda dan semua orang berpeluang untuk melakukan Gong Traveling. Keliling dunia, perik makna, lalu catat hingga menjadi sebuah catatan perjalanan yang paling unik dan menjadi gaya anda.
Habis
Rp 60.000
Rp 48.000Rp 48.000

The Messiah Project

Detail

Judul  : The Messiah Project
Penulis          : R.h. Fitriadi
Penerbit  : » Pro-U Media
Isi : - Halaman
Dimensi      : 14 x 20.5 cm

Sinopsis 

Dua belas anggota NSA (National Security Agency) membangkang dari perintah atasannya. Dalam hitungan jam, mereka menjadi orang-orang yang paling dicari Pentagon. Mereka yang semula pahlawan berubah menjadi musuh negara. Tak banyak yang tahu, agen-agen itu membelot untuk sebuah rencana membongkar kekuatan yang selama ini mengangkangi negaranya.

Di Fasilitas Nuklir Negev, Israel tak tinggal diam setelah kekalahan memalukan dalam operasi militer mereka, Cash Lead II, di Jalur Gaza. Program balas dendam disiapkan, menyiapkan prajurit-prajurit tangguh pewaris moyangnya, Solomon. Prajurit-prajurit dengan kekuatan supercanggih demi melawan para pejuang Palestina. Tak banyak yang tahu, proyek di balik semua itu, The Messiah Project, dilakukan Israel dengan menggunakan rahim-rahim perempuan Arab Palestina.

Di Distrik Khan al-Khalili, Kairo, Nafisa, seorang dokter yang tengah mengandung, tiba-tiba didatangi pasukan keamanan setempat untuk dideportasi ke Palestina. Sebelum beranjak ke lokasi pengungsian, sekumpulan pria bersenjata tiba-tiba menembaki aparat keamanan yang menangkap Nafisa. Namun sekaligus juga membawa pergi Nafisa, bukan dengan tujuan menyelamatkannya.

Adakah yang tahu bagaimana hubungan tiga peristiwa di tiga negara itu?

* * *

“Novel ini, menjanjikan sesuatu yang layak kita tunggu.”

Dzikrullah W. Pramudya (Jurnalis dan relawan kemanusiaan).

“Semua plot terasa penting dan sayang untuk dilewatkan!” 

Rizki Ridyasmara (Penulis buku-buku konspirasi).

Rp 36.000
Rp 28.800Rp 28.800

Titip Satu Cinta

Tentang Cinta dan Perjuangan Seorang Penderita Gagal Ginjal : KISAH NYATA

Detail

Judul  : Titip Satu Cinta
Penulis  : Haviz Deni & Elmy Suzanna
Penerbit  : » Pustaka Al-Kautsar 
Isi : 210 Halaman
ISBN : 978-602-98544-80
Ukuran : 14.5 x 21 cm

Sinopsis

"Istriku, bisa saja dia sakit, ginjalnya sudah rusak, kondisi fisiknya pun semakin menurun. Tapi hatinya adalah hati yang sehat, hati yang hidup, hati yang memancarkan cahaya pada orang di sekitarnya. Dan bagiku, itu lebih dari cukup.” -- Haviz Deni

_____________________________________________

Elmy divonis gagal ginjal di usia muda. Saat harapan dan mimpi seorang gadis jauh membentang, ia dihadapkan pada mimpi buruk masa depannya. Jika masih ingin hidup, Elmy harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu. Elmy pernah bermimpi tentang sosok pangeran yang akan mengisi kesepian dalam hidupnya. Tetapi, adakah laki-laki berhati malaikat yang mau menikahi seorang gadis sakit yang harus menjalani cuci darah seumur hidupnya? Apalagi saat ia tahu bahwa seorang pasien gagal ginjal disarankan untuk tidak mempunyai anak karena keterbatasan kondisi fisiknya itu. Lelaki manakah yang rela tidak memiliki buah hati?

Buku ini berisi kisah nyata tentang cinta dan perjuangan seorang penderita gagal ginjal. Membacanya, membuat kita merasakan hadirnya jiwa baru. Inspiratif, mencerahkan, menggerakkan!

_____________________________________________

"Sejak kuliah, tidak ada yang tahu Elmy mengidap gagal ginjal. Semangatnya melebihi orang yang sehat. Membaca buku ini membuat saya lebih memaknai dan mensyukuri hidup. Mengharukan!" (Yulia Rachman, artis, sahabat)

"Sulit dipercaya melihat sosok Elmy saat ini dibanding ketika ia datang pertama kali untuk cuci darah. Dulu ia tampak begitu lemah, tak ada harapan untuk hidup. Setelah delapan tahun menjalani cuci darah, ia malah kelihatan makin sehat. Elmy adalah orang yang optimis, percaya diri, tabah, ikhlas, dan sabar dalam menghadapi ujian hidup. Ia pun rajin memotivasi rekan-rekannya sesama pasien. Waktu ia bilang akan akan menikah, kami sangat kaget. Seorang pasien gagal ginjal sangat jarang bisa menikah setelah divonis gagal ginjal. Elmy tidak hanya berani melakukannya, tetapi juga berhasil menjadi istri yang luar biasa!" (Dr. J. Sarwono, dokter speasialis penyakit dalam) 

Kisah inspirasi ini ditulis oleh suami tercinta karena kasih sayang terhadap istrinya, seorang pasien gagal ginjal. Sangat menyentuh, mengharu biru kalbu, sekaligus banyak hikmah yang bisa kita petik, spesial tentang: semangat hidup!" (Pipiet Senja, novelis, pasien kelainan darah bawaan)

// // //