Asma Nadia

Sort By:

Rp 58.000
Rp 46.400Rp 46.400

101 Dosa Penulis Pemula

Detail

Judul  : 101 Dosa Penulis Pemula
Penulis  : Isa Alamsyah
Penerbit  : Asma Nadia Publishing
Isi : - Halaman
ISBN : -
Ukuran : 14 cm x 21 cm

Sinopsis

Ada dua cara belajar kepenulisan.


Cara pertama adalah memberi tahu bagaimana menulis yang baik dengan berbagai teori. Metode ini lazim dilakukan di sekolah dan lembaga pendidikan.
Cara kedua adalah belajar dari kesalahan sendiri atau orang lain sehingga terhindar dari kesalahan yang sama. Metode diterapkan secara alamiah dalam kehidupan.

Dari jatuh, seorang anak belajar berdiri, berjalan, dan berlari.
Dari gagal, kita belajar untuk sukses.
Dari masalah, kita berpikir mencari solusi.
Dari mengetahui dosa-dosa dalam menulis, kita mengerti bagaimana menulis dengan benar dan menarik.

Banyak orang bisa menulis, tapi tidak bisa mengajarkan menulis dengan baik.
Ada juga yang sangat mengetahui teori kepenulisan, tapi tidak bisa menulis dengan baik.
Buku ini menjadi jawaban bagi keduanya.
Ditulis seorang jurnalis andal, yang sangat mengerti kepenulisan dan mampu menjabarkannya dengan cara yang mudah dimengerti siapa saja, bahkan yang awam dunia kepenulisan. Di sisi lain, tetap menjadi masukan berharga bagi mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia kepenulisan untuk menulis lebih baik.
Asma Nadia, Penulis 49 Buku Best Seller

Saya mengenal Isa Alamsyah sebagai orang yang sangat kompeten untuk memberi sentuhan pada sebuah tulisan hingga menjadi jauh lebih menarik, lebih berbobot dan berkualitas.


Saya ingat ketika ia merombak naskah Think Dinar karya Endy Kurniawan yang masih setengah matang menjadi buku best seller nasional. Juga ketika mengutak-atik naskah Gara Gara Indonesia karya Agung Pribadi yang kini juga menjadi buku best seller yang mencengangkan.
Bahkan saya beruntung karena novel saya sendiri Mengejar-Ngejar Mimpi sempat diobrak-abrik Pak Isa sehingga kini menempati deretan buku best seller. Kabar baiknya, semua yang dilakukan beliau ketika merombak naskah, mengacu pada prinsip-prinsip yang ada dalam buku ini. Curi!
Dedi Padiku, Penulis Novel Motivasi Mengejar-Ngejar Mimpi

Rp 54.000
Rp 45.900Rp 45.900

Assalamualaikum, Beijing! 

"Formula Cinta Membangun Surga di Rumah"

Detail

Judul  : Assalamualaikum, Beijing!
Penulis         : Asma Nadia
Penerbit  : Noura Books
Isi : - Halaman
ISBN : -
Ukuran : -

Sinopsis

Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima,

maka akan kutaklukkan penghalang segala rupa

agar sampai cintaku padanya.

Dewa dan Ra adalah busur dan anak panah.

Keduanya memiliki bidikan yang sama, sebuah titik bernama istana cinta.

Tapi arah angin mengubah Dewa.

Sebagai busur, dia memilih sasarannya sendiri dan membiarkan anak panah melesat tanpa daya.

Sebagai laki-laki pengagum mitologi, Zhongwen ibarat kesatria tanpa kuda.

Sikapnya santun dan perangainya gagah, tapi langkahnya tak tentu arah.

Dia berburu sampai negeri jauh untuk mencari Tuhan sekaligus menemukan Asma, anak panah yang sanggup meruntuhkan tembok besar yang membentengi hatinya.

Dan di manakah Ra ketika dalam kegamangan Asma menelusuri Tembok China, menjejakkan kaki di pemakaman prajurit Terakota dan menjelajah dunia dongeng si cantik Ashima dari Yunnan?

Dua nama, satu cinta.

Ra yang mencampakkan Dewa.

Asma yang berjuang melupakan lelaki berahang kukuh yang diam-diam memujanya.

Bersama, mereka mencoba menaklukkan takdir yang datang menyapa.

Rp 59.000
Rp 47.200Rp 47.200

Buku Cinta di Ujung Sajadah

Detail

Judul                  : Buku Cinta di Ujung Sajadah
Penulis  : Asma Nadia
Penerbit : Asma Nadia Publishing
Isi : - Halaman
ISBN : 978-602-9055-344
Ukuran :  cm x cm

Sinopsis Buku : Cinta di Ujung Sajadah


Novel ini bertutur tentang berbagai bentuk cinta, yang juga menampilkan beberapa model ikatan ibu dan anak melalui tokoh-tokohnya. Hubungan yang terkadang tidak mudah dipahami dan terasa kompleks.

Dalam novel ini, ibu tokoh utama, yakni Cinta, bahkan tidak mau mengakui Cinta sebagai anaknya. Namun, bagaimanakah Cinta membalas perlakuan ibunya itu? Dan, siapa yang membimbingnya untuk melakukan hal yang sungguh luar biasa tersebut? “Perjalanan waktu akhirnya membuat Cinta bisa lebih memahami, ibunya tidak ingin terluka. Dan, satu-satunya perkara yang bisa membuat Ibu terluka adalah jika Cinta mendapatkan luka karena kecaman atau hinaan.” (hlm 266)

Bagaimana pula tokoh utama itu memilih cinta di antara dua laki-laki yang keduanya merupakan lelaki pilihan? Apa satu hal kecil yang akhirnya menuntun Cinta memilih salah seorang di antara keduanya.

Banyak pesan yang disampaikan dalam novel ini melalui dialog-dialog yang menarik. Salah satunya, “Mereka tidak pernah pacaran. Tidak pernah bersentuhan sebelum ijab kabul dilisankan.” (hlm 268)

Ditulis dengan gaya bahasa yang apik, dengan memakai pola flash back yang indah, novel ini memberikan kejutan yang menawan di pengujungnya. Sebuah novel yang sangat bernas dan sayang untuk dilewatkan

Rp 53.000
Rp 45.000Rp 45.000

Catatan Hati di Setiap Doaku

Judul : Catatan Hati di Setiap Doaku
Penulis  : Asma Nadia, Dkk
ISBN : 978-602-9055-092
Tebal : 288 Halaman 
Dimensi  : 14 cm x 20 cm

Sinopsis :

Saat cinta bicara sendiri

Saat sakit tak juga usai

Saat usaha hanya berisi kehampaan

Saat buah hati tak juga di pelukan

Bismillah.

Bersama-Nya tak ada jalan buntu.

Doa adalah titik embun yang menjelma cahaya, Manakala mimpimu gulita

Atau harapan tak menemukan di jalannya (Catatan Hati di Setiap Doaku)

Seorang teman pernah berkata kepada saya, percuma berdoa toh doa-doa saya tidak pernah dikabulkan. Kalimatnya membuat saya merenung, benarkah? Bukankah Allah dekat dan mengabulkan permohonan orang yang berdoa, apabila ia bermohon kepadaNya? Apa yang salah dengan doa-doa kita.

Allah, jika kita tak lagi percaya kekuatan doa. Lantas kemana wajah harus dihadapkan ketika keputusasaan menyapa dari berbagai sudut, dan hidup seakan tak punya harapan?  Catatan Hati di Setiap Doaku berisi kisah-kisah sejati, keajaiban doa yang dirasakan penulis-penulisnya. Menyentuh dan menggugah. Bagaimana masing-masing berusaha menemukan kekuatan agar tidak tenggelam dalam jerat keputusasaan saat ujianNya menyapa. 

Sebagian tulisan di buku ini pernah dimuat dalam Catatan Hati di Setiap Sujudku, yang dulu sempat menjadi best seller. Bahkan diterbitkan di Malaysia dan mengalami cetak ulang. 

Semoga menebalkan semangat berdoa setiap pembacanya, hingga tak menempuh jalan pintas lain, bagi penyelesaian berbagai persoalan kehidupan. 

Inspirasi dan semangatnya mengingatkan saya akan buku La Tahzan yang fenomenal itu (Helvy Tiana Rosa, Penulis, Dosen UNJ

I have to say ... that it is fantastic how Asma Nadia writes and touches the readers' feeling, it is not a common "gift"..[smile]. It reminds me of one of my favorite classic writers: Jane Austen (author of the famous "Pride and Prejudice"), who had always tried to write "from her heart" and showed the very high spirit of a well-educated young woman. That is very rare... (Dr. rer. nat. Kartika Senjarini)

Rp 56.000
Rp 44.800Rp 44.800

Catatan Hati Ibunda

Kisah Sejati Para Bunda Berbagi Kebahagiaan, rasa sakit, kekuatan, momen-momen indah bersama anak, kecemasan, bahkan kehilangan

Detail

Judul  : Catatan Hati Ibunda
Penulis  : Asma Nadia, dkk
Penerbit  :  » Asma Nadia Publishing •
ISBN : 978-602-9055-191
Isi : -
Dimensi : 14 x 20.5 cm

Sinopsis

Apakah ujian dan tantangan yang mengintip hari-hari seorang ibu?

Ketidakcakapan mengurus rumah tangga dan anak-anak, rasa sabar yang menipis saat menghadapi tingkah polah ananda, kepanikan ketika buah hati mendadak sakit, perasaan sedih dan bersalah saat ananda “dewasa” sebelum waktunya dan melakukan perbuatan tak pantas, ketika terpaksa menjadi single parent karena pasangan dipanggil lebih dulu oleh-Nya. Bagaimana pula jika pernikahan berujung perceraian dan karena berbagai kondisi seorang bunda harus menanggung nestapa berpisah dari buah hati?

Anak, amanah Allah yang diharapkan mampu menjadi pembuka pintu surga, membutuhkan sosok bunda yang kuat, cerdas, dan ikhlas. Semoga upaya berbagi melalui buku Catatan Hati Ibunda bisa membantu setiap perempuan, yang sudah menjadi ibu atau yang kelak insya Allah menjadi ibu untuk meng-upgrade kualitas diri. Di dalamnya dihadirkan kisah sejati para bunda berbagi kebahagiaan, rasa sakit, kekuatan, momen-momen indah bersama anak, kecemasan, bahkan kehilangan.

Selamat untuk kontributor dan alumni AsmaNadia Writing Workshop yang tulisannya masuk di buku ini: 

  • Asma Nadia
  • Sofie Dewayani 
  • Nadhira Khalid 
  • Mariskova
  • Tria Barmawi
  • Beby Haryanti Dewi 
  • Novia Syahidah 
  • Siswa Susantrin 
  • Sinta Yudisia
  • Okti Fitriana 
  • Linda Nurhayati 
  • Reni Nurul Aeni 
  • Alifadha Pradana
  • Esti Handayani
  • sari Meutia
Rp 59.000
Rp 47.200Rp 47.200

Catatan Hati Pengantin

Kisah dan Berbagai Tips Praktis yang Memandu agar Selamanya Pengantin Baru 

Detail

Judul  : Catatan Hati Pengantin
Penulis         : Asma Nadia
Penerbit  : Asma Nadia Publishing
Isi : 368 Halaman 
ISBN : 978-602-9055-221
Ukuran  : 14 cm x 20.5 cm

Sinopsis

Mbak, ternyata menikah itu susah, ya.Baru tiga bulan, tapi rasanya tak ingin melanjutkan. (Lia, 24 tahun)

Sejak awal, istri tahu kalau saya anak sulung dan yatim. Tapi kenapa dia selalu cemberut setiap saya membantu Ibu dan adik-adik? (Ardian, 31 tahun)

Dulu, sih, yang penting nikah aja. Masalah di mana tinggal, nggak soal. Tapi setelah tiga bulan tinggal di pondok mertua indah, duh, tersiksa banget. Semua salah di mata mertua. (Ririn, 21 tahun)

Tak ada sekolah yang bisa menyiapkan seseorang memasuki gerbang pernikahan. Meski inginnya hari-hari setelah menikah penuh pelangi. Kenyataannya, berbagai persoalan mengintip, siap mengobrak-abrik istana kebahagiaan.

Alhamdulillah. Tak ada masalah tanpa solusi. Tak ada tantangan tanpa harapan. Catatan Hati Pengantin hadir untuk mempersiapkan pasangan yang baru akan atau sudah menikah dalam menghadapi badai pernikahan yang mungkin mengepung dari berbagai arah. 

Ujian kesehatan, mertua, saudara dan orang ketiga, sebagai penyebab. Atau kelelahan akibat pekerjaan, anak-anak, maupun ego pasangan. Bahkan persoalan yang terkesan remeh seperti salah memilih rumah bisa menguras emosi dan memancing keributan.

Saatnya belajar dari pengalaman pasangan lain, hingga tantangan serupa tak perlu kita alami, atau jika pun terpaksa berhadapan, kita sudah memiliki jurus bagaimana menaklukkannya.

Disusun dengan praktis dan lengkap, hingga setiap babnya akan membekali. Masih ditambah halaman-halaman kuesioner yang memudahkan mengenali karakter dan visi pasangan.

Semoga pernikahan kemudian benar menjadi penggenap separuh dien.Semoga pasangan bisa menjadi pendamping tak hanya di dunia, tapi hingga ke surga-Nya.

Rp 50.000
Rp 40.000Rp 40.000

Catatan Hati yang Cemburu

No ISBN    : 978-602-9055-08-5 
Penulis     : Asma Nadia, dkk 
Penerbit   : Asma Nadia Publishing House 

Sinopsis : 

Di malam takbiran aku mendobrak rumah perempuan lain itu. Salahkah aku yang cemburu, atau salah dia yang berselingkuh? Salahkah jika aku cemburu kepada ibu mertua?Salahkah jika aku cemburu pada ponselnya, laptop, teman chatting, mantan atau istri keduanya?

Cemburu, benarkah tanda cinta? Cemburu, bisakah dihindari?Lalu bagaimana seorang istri bisa mengerti jika cemburu yang dirasakannya hanya sebuah prasangka? Jika justru cemburu menjadi keharusan, atau bahkan wajib sebab cemburu kita, bisa jadi juga merupakan cemburu-Nya?Lima belas orang istri curhat tentang berbagai obyek cemburu dan bagaimana mereka mencoba menghadapinya. 

Catatan Hati Yang Cemburu mungkin bisa menjadi buku wajib para istri dan calon istri atau siapa saja yang ingin mampu menata hati agar tidak cepat emosi karena cemburu, kemudian melakukan hal-hal yang justru menjauhkan sakinah dari keluarga.Catatan Hati Yang Cemburu juga merupakan buku wajib buat para suami atau calon suami agar piawai menjaga perasaan istri, karena ternyata banyak hal yang menjadi sumber cemburu yang tidak terpikir oleh sebagian besar pria.

Catatan Hati Yang Cemburu dilengkapi dengan tips mengenali penyebab cemburu dan manajemen cemburu cantik.Agar cemburu menjadi perekat cinta, dan prahara keluarga bisa diatasi.Agar sakinah bersamanya…kembali menjadi warna.

Rp 42.000
Rp 33.600Rp 33.600

Gara Gara Indonesia 

"Dari Sejarah Kita Belajar untuk Masa Depan"

Detail

Judul  : Gara Gara Indonesia 
Penulis  : Agung Pribadi
Penerbit  : Asma Nadia Publishing
ISBN : 978-602-9055-160
Isi : - Halaman
Dimensi : 14 x 21 cm

Sinopsis

Buku GARA-GARA INDONESIA
Gara-gara Indonesia, Amerika kalah perang di Vietnam.
Gara-gara Indonesia, Napoleon kalah perang di Eropa.
Gara-gara Indonesia kolonialis kehilangan puluhan negara jajahan. 

Kalau tidak ada Indonesia, mungkin Amerika tidak ditemukan Columbus.
Kalau bukan karena Indonesia, mungkin Malaria lebih mematikan.
Kalau bukan karena Indonesia, mungkin dunia tidak sedamai sekarang.

Cuma di Indonesia Kubilai Khan dipecundangi dan diperdaya.
Cuma Indonesia yang mengalahkan Sekutu setelah Perang Dunia II.
Cuma Indonesia yang bisa membuat tandingan PBB.

Agung Pribadi mengungkap fakta mengejutkan yang membuat kita makin bangga sebagai bangsa Indonesia. Membaca tulisan Sejarawan lulusan Universitas Indonesia ini membuat kita sadar bahwa Indonesia ternyata banyak berperan dalam perubahan dunia. Sang penulis mengungkap banyak data dan bukti baru yang menarik.

Tidak seperti kebanyakan sejarawan yang menulis sejarah begitu panjang dan kadang 'membosankan', Agung Pribadi menulis dengan bahasa sederhana. Sejarah jadi asyik di baca dan membuat penasaran.

Karena itu buku Agung memberi kata baru untuk penulisan sejarah, yaitu HISTORIVASI (Histori bermuatan Motivasi), dan menempatkan Agung sebagai Historivator (Historian Motivator) pertama di Indonesia.

Rp 55.000
Rp 44.000Rp 44.000

Jangan Bercerai Bunda

Catatan Seorang Istri

Detail 

Judul  : Jangan Bercerai Bunda
Penulis  : Asma Nadia, dkk
Penerbit  : Asma Nadia Publishing House 
ISBN : -
Jenis Cover  : Soft Cover
Harga Jual :

55.000,-

Sinopsis 

Buku Terbaru Asma Nadia "Jangan Bercerai Bunda"

Cinta sekali yang dimiliki
Akan kah tetap melukis senyuman
Saat pernikahan terancam berbagai persoalan
Dan berbagai pihak dengan gigih berusaha memisahkan?

Siapakah yang menginginkan terjadinya perceraian? Setelah dua hati disatukan kalimat-Nya. Setelah anak-anak lahir, dan berbagai kenangan indah mengisi hari? Kenapa pula semakin banyak pasangan memutuskan bercerai, meski luka yang diakibatkan menimbulkan rasa sakit luar biasa?

Jangan Bercerai Bunda hadir tak hanya untuk menguatkan mereka yang terpaksa harus menempuh jalur perceraian, tetapi juga sebagai pembelajaran bagi siapa saja, baik yang sudah menikah maupun belum, yang ingin terhindar dari perkara halal namun dibenci Allah ini.

Menelusuri satu demi satu kisah, pembaca akan menemukan benang merah penyebab perceraian, hingga bisa mengantisipasi. Juga belajar dari berbagai kasus hingga insya allah terbantu ketika kemudian harus berada di situasi yang sama.

Diambil dari berbagai sudut pandang, buku persembahan Asma Nadia, dkk ini semoga membawa semangat yang menyejukkan, setelah pernikahan terasa kering digerogoti berbagai persoalan. Sebelum palu hakim diketuk dan memisahkan, barangkali masih ada harapan untuk kembali menggapai Sakinah Bersamanya meski saat ini terasa jauh dari genggaman.

Buku wajib bagi:

• Mereka yang ingin terhindar dari perceraian dan meraih sakinah 
• Pasangan yang berada dalam dilema antara berpisah atau tetap bersama.
• Siapa saja yang ingin mengobati hati, dan mencari kekuatan, setelah terjadinya perpisahan

Rp 56.000
Rp 44.800Rp 44.800

La Tahzan For Hijabers

Kisah - Kisah Perjuangan, Pengorbanan & Proses Jilbab Pertamaku.

Kado untuk Muslimah Tercinta La Tahzan For Hijabers

Penulis : Asma Nadia, Helvy Tiana Rosa, dkk

Kisah-kisah Perjuangan, Pengorbanan dan Proses Jilbab Pertamaku

Sinopsis : 

Kisah-kisah Perjuangan, Pengorbanan dan Proses Jilbab Pertamaku

"Ibu menarik jilbab saya hingga terlepas."

"Bapak marah dan membuang kerudung saya ke tempat sampah."

"Pernah setelah tak tersisa satu jilbab pun, saya terpaksa menutupi bagian kepala dengan sprei."

"Setelah masuk Islam, saya tergerak mengenakan jilbab. Meski harus sembunyi-sembunyi."

"Saya diusir, dianggap bagian aliran sesat hanya karena berhijab rapat."

Ada apa dengan jilbab sehingga tak semua muslimah mudah mengenakannya?

Padahal ia hanya sepotong kain, terbilang ringan, hanya kebetulan menutupi bagian kepala dan disertai komitmen menutup aurat.

Kenapa masih ada yang mempermasalahkan, sementara tak ada yang protes jika seseorang mengenakan dasi, topi, scarf, atau kacamata hitam?

Apakah kerugian membiarkan seseorang mengenakan busana muslimah?

Berliku dan panjang perjuangan banyak muslimah saat hidayah mengetuk dan hasrat untuk taat tak terbendung. Mulai dari keluarga, pihak sekolah, kantor, bahkan masyarakat sekitar. Tantangan lain menanti saat muslimah mendapat kesempatan keluar negeri dan menjadi pemandangan asing di negara mayoritas non muslim.

Lalu adakah kata menyerah untuk buktikan cinta kepada-Nya?

La Tahzan for Hijabers, sebuah buku yang layak menjadi kado bagi muslimah mana saja, 

baik sudah berjilbab, terselip keinginan dan niat, atau pun justru sedang dalam keraguan untuk membuka kerudung, karena banyaknya gempuran iman.

Semoga indah hidayah-Nya dapat kita dekap hingga menutup mata.

Kontributor penulis:

  • Asma Nadia 
  • Alia Yumadiawati
  • Demitri Rahmayanti
  • Diyan Sudihardjo
  • Evatya Luna 
  • Femmy Syahrani 
  • Gardina Wiryo
  • Helvy Tiana Rosa 
  • Hikaru 
  • Inet
  • Indah S. Pratidina
  • Mariska Christianti
  • Mecca Medina
  • Mimin Ha Way 
  • Muthi’ Masfu’ah 
  • Nadhira Khalid
  • Novia Syahidah 
  • Nurhasanah Fajri 
  • Nurhayati Pujiastuti 
  • Sinta Yudisia
Rp 56.000
Rp 44.800Rp 44.800

Mengejar-ngejar Mimpi

Detail

Judul  : Mengejar-ngejar Mimpi
Penulis          : Dedi Padiku
Penerbit : Asma Nadia Publishing
Isi : 312 Halaman
ISBN : 978-602-9055-177
Ukuran : 14 x 21 cm

Sinopsis Buku

Ini benar-benar diary kocak dari seorang pemuda nekat.
Namanya Dedi Padiku.
Bisa dibilang ini novel tetralogi 4 in 1.
Novel kocak, yang dijamin bikin kamu ketawa.
Juga novel romantis, yang membuat pembaca mabuk cinta.

Nggak cuma itu, Mengejar-ngejar Mimpi memilíki banyak bagian haru, yang akan membuatmu ikut berurai air mata.

Sebuah novel inspiratif yang menguatkan semangat ketika kamu merasa lemah mencapai cita-cita.

Baca kisah perjalanan unik dan nekat Dedí Padîku mencapai impian di Jakarta. Kamu nggak akan percaya ada begìtu banyak kisah terjadi pada satu orang hanya dalam waktu Singkat! Dan kìta bisa belajar banyak dari kisah hidupnva.


Tak banyak buku mampu menggugah pembaca seperti ini. Membuat pembaca terhibur dan berkaca-kaca di Saat yang sama.

"Tidak mudah menemukan pengalaman unik, kocak tragis, dan inspiring terjadi pada satu orang. Untuk mencapai impian menjadi penulis, Dedi Padiku harus memulai dari kuli bangunan, kuli pasar, sopir, salesman, pelayan, bahkan sempat direkrut menjadi teroris dan ditawari bekerja sebagai gigolo. kaya pembelajaran berharga untuk semua yang memperjuangkan impian."
Asma Nadia, Penulis 49 Buku Best Seller.


“lni novel yang secara isi Iebih kuat dan kaya dari Laskar Pelangi. Dedi Padiku mampu menghanyutkan pembaca dalam ramuan kisahnya. Tangis, tawa, derìta,
dan bahagía dalam satu cerita. Benar-benar menginspirasi pembaca!"
Armiadí Asamat, Penggiat Kepenulisan


“Kalau tidak kenal langsung orangnya, sulít percaya apa yang dilewatì Dedì
Padiku adalah kisah nyata. Benar-benar keren!"
Wasi’ Kendedes, Aktivis Mural dan Desain Grafis


“Dedi pernah dilecehkan sebuah website kepenulìsan karena tidak mengertì
pemakaian tanda baca dan huruf besar. Pernah ditolak dan ditertawakan tulisannya
karena dianggap buku aliran Sesat. Tapi ia tidak menyerah sampai akhirnya buku ini
berhasil diterbitkan. Tentu saja bukan perjuangan yang mudah.” Isa Alamsyah

Rp 55.000
Rp 44.000Rp 44.000

New Catatan Hati Seorang Istri  

Apakah yang tercatat di hati istri, ketika suami melakukan kekerasan fisik ataupun psikis? Ketika mendapatkan kabar bahwa pasangan tercinta konon terkena guna-guna?

Lalu apa tantangan pernikahan dengan pasangan yang mualaf? Bagaimana menguatkan keimanannya agar menjauh dari kebiasaan lama yang merupakan dosa di mataNya?

Bagaimana pula jika ternyata kita justru yang menjadi istri kedua?

Dunia pernikahan tidak selalu seindah pelangi. Pada kenyataannya seorang istri seringkali jatuh bangun mencari kekuatan. 

New Catatan Hati Seorang Istri memuat berbagai macam kisah menyentuh dan menggetarkan tentang perjuangan perempuan, seorang istri, sekaligus ibu dalam menghadapi berbagai prahara rumah tangga. Dan kita menjadi saksi, betapa kesulitan dan ketabahan mesti selalu beriringan dalam perjuangan. Dan betapa berliku serta dipenuhi luka, jalan menuju keikhlasan.

Testimoni dari pembaca buku pertamanya: 

Mbak, kamu benar-benar memberikan begitu banyak pencerahan bagi keutuhan rumah tangga kami yang hampir karam. Tanpa kata tanpa bersua, buku Catatan Hati Seorang Istri menjadi jembatan pembuka bagi kami membuka diri. Subhanalah ibrah tutur tulisan dari Mbak telah membuka mata hati kami. - Ruslirose  

Bukunya asyik Mbak. Saya jadi insyaf nggak godain suami orang, kasihan istrinya. - Rieskar 

Saya sangat suka cara Asma menuliskan suara hati perempuan. Satu hal yang terpikir adalah, para suami harus membaca buku ini. Saya pun mendorong suami untuk mau membaca buku ini. Untuk pengetahuannya, untuk alat bersyukurnya, dan … untuk warning dari saya! - Anis D. Raksanegara 

Rp 57.000
Rp 45.600Rp 45.600

Pesantren Impian

Detail

Judul  : Pesantren Impian 
Penulis  : Asma Nadia
Penerbit  : Asma Nadia Publishing
Isi : Halaman
ISBN :
Ukuran : 14 cm x 21 cm

Sinopsis

Wajah mana yang kau kenakan kini Yang membuai atau melukai? (Pesantren Impian)
Menerbitkan ulang novel yang saya tulis tahun 1997 rasanya gimana gitu:) editing berat karena perubahan di berbagai bidang: teknologi, budaya, situasi di Indonesia memengaruhi timeline di novelnya yang suka ga suka harus diupdate juga. Editing dilakukan sejak di International Writing Program di Iowa. 3 bln di sana, editing lanjut sejak Januari di tanah air, bahkan masih mengedit ketika menjadi proof readernya. Beda genre kali ini. Rada thriller dan misteri. Semoga tidak mengecewakan. Baca naskah lama sebelum diedit berasa cemennya hahaha:)


***


Kegadisan telah lama menjadi dongeng yang saya tinggalkan.

Saya bukan tak mencoba berhenti menyentuh barang-barang haram itu, tetapi begitu kuatnya mereka mencengkram saya.

Kedua tangan yang telah membunuh, masih mungkinkah Engkau ampuni?

Gusti Allah, saya ingin mati!

Lima belas remaja putri dan putra dengan masa lalu kelam, menerima undangan misterius untuk menetap di Pesantren Impian. Sebuah tempat rehabilitasi di sebuah pulau yang bahkan tak tercantum di dalam peta. Seharusnya sederhana. Siapa menduga bahwa berbagai kejadian menegangkan kemudian terjadi?

Pemerkosaan yang menimpa gadis bernama Rini hingga harus menanggung kehamilan yang tak dikehendaki. Tragedi yang menyisakan teka-teki, sebab bayang kegelapan terlalu sempurna menutupi wajah lelaki biadab yang melakukannya.

Kisah cinta yang tertunda, misteri si Gadis yang dicari-cari polisi, bahkan peristiwa pembunuhan! Lalu rahasia apa yang disembunyikan Teungku Budiman?

Jiwa-jiwa yang putus asa.

Mampukah Pesantren Impian menjadi jembatan hidayah bagi hati yang sebelumnya tak pernah merindukan surga?

T-O-P B-G-T. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan novel ini.
Saya sendiri merasakan ketegangan yang luar biasa ketika membaca buku ini sambil menebak-nebak teka-teki di dalamnya. Benar-benar tidak memberikan celah bagi pembaca untuk merasa bosan sebelum menamatkannya (Sarwendah)

Rp 55.000
Rp 44.000Rp 44.000
Sakinah Bersamamu
Persembahan spesial Penerbit Asma Nadia: 

Buku terbaru dari Asma Nadia: Sakinah Bersamamu, Sebuah Kado Pernikahan. 

Belajar Bijak Berumah Tangga Melalui Cerita.

 17 Cerpen + 17 Pembahasan seputar ujian dan dilema rumah tangga,al:   
@ Menjembatani perbedaan karakter 
@ Bunda bekerja atau di rumah? 
@ Bertindak tepat saat cemburu 
@ Mengatasi ‘Cinta Lama Bersemi Kembali' 
@ Menjadi bunda yang lebih baik
@ 3 alarm: selangkah menuju selingkuh 
@ Menyembuhkan hati yang luka 
@ Bakti seorang perempuan: antara orang tua, suami dan mertua


Sinopsis: 

Bagaimanakah warna cinta setelah 25 tahun berlalu?

Bisakah dia tetap pelangi?

Tak ada yang sempurna di kolong langit. 

Tidak dia, Bang Zaqi, dan pernikahan mereka. Sebab kesempurnaan hanya boleh dilekatkan pada nama-Nya semata. 

Riri bukan tidak menyadari hal ini. Tetapi salahkah jika perempuan itu menyimpan harapan bahwa mereka akan memiliki cinta yang sempurna?Ia ingin cinta, hari-hari sakinah, hanya itu yang terbayang saat mengenang perjalanan kasih mereka. Bayang-bayang kebersamaan yang selalu berkejaran begitu jelas di pelupuk mata, setiap kali memandangi Bang Zaqi terlelap. 

Tapi tak ada cinta yang tak diuji. Lalu haruskah dia menyerah kalah ketika cinta yang selama ini nyaris sempurna, diguncangkan badai? Saat sosok yang tak pernah mengecewakan ternyata sanggup menggoreskan luka?

Ini memang bukan kisah cinta sempurna.Tetapi kisah dua anak manusia yang belajar menyempurnakan cinta. Belajar menerima, memberi dan memperbarui cinta, hingga mereka menutup mata

“Kenapa kita menikah, Bang? “ tanyaku suatu hari.

Kau menjawab mantap, tanpa sebersit pun keraguan:

“Sebab tanpamu tak ada pernikahan bagiku…”

Sisipan: Cerpen Galuh Chrysanti, peserta terpilih dari AsmaNadia Writing Workshop di Jakarta. 

Semoga sakinah, mawaddah dan rahmah Allah hadirkan di setiap jengkal rumah kita... :)


Komentar Pembaca:

 Novri S Handoko

ass..mba..bener2 deh Sakinah Bersamamu top abis..jadi inspirasi banget..abis baca bab Dua Puluh Tahun Cinta..seorang sahabat yg udah aq anggap kakak tiba2 nelpon curhat persis seperti kasus di bab itu..dia dikejar2 mantan pacarnya belasan tahun lalu..setelah aq critain apa yg baru aq baca di Sakinah Bersamamu,alhamdulillah dia smakin membulatkan tekad buat menjauhkan diri dari mantannya itu..

Subhanallah..ternyata apa yg mba tulis di buku baru mba real ada di kehidupan nyata ya?!

Two thumbs up buat mba asma..

Dini Damayanti
Sakinah Bersamamu, Hati saya meleleh di setiap kisahnya. Kadang seperti sedang melihat bayangan diri. Kisah2 di buku ini bisa jadi cerminan buat setiap orang & saya setuju tidak ada jalan instan menuju rumah tangga yang sakinah. Selalu perlu cinta, kesabaran, dan keikhlasan yang tiada batas tambahan, kisah favorit yg bikin saya tersedu-sedu: Sakinah bersamamu.

Suhermin Ari Pujiati "Jika kau tanya, kenapa aku memilihmu Itu karena Allah memberiku cinta yang ditujukan kepadamu"...Bait ini dan cerita terakhir "Sakinah Bersamamu", begitu menggetarkan hati dan jiwa, merasakan seakan pengalaman pribadi yg pernah kulalui dan kini, biarlah dia tenang disana. Amiin YRA. 
Indah Rathna
sy org yg t'masuk malas membaca buku, lbh suka mendengarkan..
tp sy penasaran jg dg novel 'New catatan hati seorang istri' akhirY sy beli dan membacaY, t'nyata sy suka dan akhirY mereferensikan temen2 perempuan yg lain..

stlh buku itu slesai, sy lanjut membeli dan membaca 'sakinah b'samamu', trnyt sy jg menyukaiY jg, skrg yg jd penunggu novel2 bagus laenY dr anda, mksh y mba untuk novel2 indahY jd ladang ilmu baru buat sy..jgn b'henti menulis y, sy tunggu novel brikutY..

Salon Kepribadian New Jangan Jadi Muslimah Nyebelin

Kado CINTA untuk Muslimah atau (Calon) Ibu

Detail

Judul  : Salon Kepribadian New Jangan Jadi Muslimah Nyebelin
Penulis  : Asma Nadia
Penerbit  :  » Asma Nadia Publishing •
ISBN : 978-602-9055-153
Isi : 328 Halaman
Dimensi : 14 x 20.5 cm

Sinopsis

Jangan-jangan muslimah nyebelin yang butuh direhab itu kita sendiri:) Mulai dari menjadi sumber aroma tidak sedap karena bau badan, selalu ngeluh sampai teman yang dengar lama-lama pingin menjitaki; atau kebiasaan asal komen, “Kok kamu gendutan sih? Iteman sih? Jerawatan sih?” Bahkan saat menjalankan ibadah pun, ternyata muslimah bisa kena label nyebelin. Contohnya muslimah yang berdoa panjang atau sibuk make up di karpet musholla, sementara antrean penuh. Asal menaruh kaus kaki ketika shalat hingga jamaah di belakangnya kebauan, dan lain-lain. 

Dengan segudang alasan itu, Salon Kepribadian, hadir, untuk membantumengoreksi kebiasaan sepele, namun ternyata membuat tidak nyaman sekitar. Semoga menjadi menjadi kado cinta bagi muslimah mana saja: keluarga, sahabat, bahkan (calon) istri:) Testimoni: Buku ini berjasa mengubah penampilan saya. Yang tadinya cuek bebek, sim salabim berubah 180 derajat. Tadinya saya berpikir penampilan luar nggak penting, isi otak dan hati lebih penting. 

Tapi setelah terjun ke dunia profesional, boommm... baru sadar, ternyata saya salah total! Terima kasih Mbak Asma Nadia (Heni Heryani) Bagi yang baru pakai kerudung, atau yang ingin pakai kerudung, dan yang sudah pakai kerudung buku ini sungguh sangat recommended banget! (Syifa Adiba, Goodreads) Sangat inspirasional :D Dengan lugasnya Mbak Asma menjabarkan berbagai 'kelemahan' yang sering kali tidak kita sadari. Dengan gaya mirip ngobrol, membuat saya tersadar banyaaaaaaak banget punya kelemahan. 

Buku ini seperti cermin. Bacalah agar tahu kelemahan kita yang 'sepele tapi nyebelin. (Tapetum Lucidum, Goodreads) Nggak bosen baca ini buku. Tidak menggurui ataupun sok tau, sok maksain harus A, B, C, atau D. Malahan kita ketawa-ketiwi nyadarin kesalahan diri. Dan berjanji mengubahnya. Dibaca bareng sobat jadi saling instropeksi diri, memberi saran yang membangun, jadinya nggak tersinggung. (Aishi Lely) Isinya simpel, tapi ngejleb banget, dan sukanya buku ini practical, bisa ngasih gambaran hal apa aja yang bisa kita lakukan untuk nggak jadi muslimah nyebelin. (Rahmi Ayu Umami)

Rp 59.000
Rp 47.200Rp 47.200

Surga Yang Tak Dirindukan

Detail

Judul  : Surga Yang Tak Dirindukan
Penulis  : Asma Nadia
Penerbit  : Asma Nadia Publishing
Isi : 320 Halaman
ISBN : 978-602-9055-214
Ukuran : 14 cm x 21 cm

Sinopsis

Tak kusimpan rahasia pada Hawa
meski tak juga kuceritakan semua
bahwa padanya hanya ada sedikit cinta

Apa artinya rumah jika tak lagi menjadi pelabuhan yang ramah bagi hati seorang suami?
Apa jadinya surga jika ia tak lagi dirindukan?
Benarkah dongeng seorang perempuan harus mati agar dongeng perempuan lain mendapatkan kehidupan?

Ah.
Istana yang retak-retak.
Peristiwa tragis dan e-mail aneh dari gadis bernama Bulan.
Pertanyaan yang terus mendera : “Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak cukup membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?”
Sementara seseorang berjuang melawan Tuhan, waktu dengan sabar menyusun keping-keping puzzle kehidupan yang terserak, lewat skenario yang rumit namun menakjubkan.

Para penulis perempuan seperti gumpalan burung yang jatuh dari udara, menyerbu kehidupan sastra Indonesia, memasuki milenium ketiga. Masing-masing dengan dunianya. Ada yang cerdas, radikal, bebas, bahkan lebih gila dari lelaki. Tetapi ada yang gaul, melankolis, puitis, komunikatif, santun, namun sesungguhnya memberontak.
Arini berhenti berlari. Tak lagi berusaha menghindar dari luka, papar Nadia mengakhiri kisahnya. Sebuah suara lirih yang menggelegar karena menunjukkan tekad yang menjadi wajah lain dari langkah perempuan Indonesia masa kini. (Putu Wijaya, seniman)

"Dengan kepiawaiannya mengeksplorasi dunia kata, Asma Nadia memotret poligami dari semua sisi: sisi suami, sisi "korban"---—dalam hal ini istri pertama—---dan sisi perempuan pemilik Istana Kedua.
Kisah yang sangat menyentuh dan membuat saya jadi ingin "mewajibkan" semua laki-laki membaca novel ini." (Dewie Sekar; penulis Zona @ Tsunami, Perang Bintang, dan Zona @ Last)

Penulis : Asma Nadia
Buku Surga Yang Tak Dirindukan (edisi republish Istana Kedua dengan tambahan artikel/tulisan baru)

Rp 58.000
Rp 46.400Rp 46.400

The JIlbab Traveler

Detail 

Judul  : The Jilbab Traveler
Penulis  : Asma Nadia, dkk
Penerbit  : Asma Nadia Publishing House 
ISBN : 9786029055139
Jenis Cover  : Soft Cover
Harga  :

58,000 | Diskon 20%

Sinopsis 

JILBAB TRAVELER

Berjilbab bukan berarti kamu nggak bisa keliling dunia! Jalan-jalan aman, nyaman, mudah, murah, bahkan gratis bagi muslimah. Mau?

Semua berawal dari impian. Buku ini akan membuat keliling dunia bukan lagi impian buatmu. Asma Nadia sudah membuktikan, dari gadis kecil yang tinggal di pinggir rel kereta api, hingga menjadi penulis traveler yang telah menjelajahi 130 kota di 30 negara di dunia.

17 Kesalahan yang bikin traveling nggak asyik Secuil kamus 'survive' di negeri orang, Tips mencari makanan halal dan tempat sholat di negeri minoritas Muslim, Info komplit wisata di berbagai negara, Ketika mimpi Jilbab Traveler terhalang dompet

Biar nyasar nggak apa deh. Kelaparan, siapa takut?! Dicopet? Suer nggak keberatan. Asal di luar negeri! Lho, hehehe. 

Tapi buat jilbaber, traveling apalagi ke luar negeri, tentu berbeda. Bawaan pasti lebih banyak. Baju, rok atau celana harus panjang. Terus ada jilbab, ciput, manset, kaus kaki, bros, peniti, kesannya ribet! Belum mencari makanan halal, bingung menemukan tempat sholat, masih dicurigai TKW atau disangka teroris, lagi! 

Tapi jangan khawatir, sekarang ada “The Jilbab Traveler” yang mengungkap kisah seru, lucu dan haru perjalanan 15 muslimah ke: Perancis, Amerika, Suriah, Korea, Dominika, Rusia, Scotland, Italia, Yunani, Belanda, Belgia, Jerman, Australia, Turki, dll.

Plus tips lengkap mulai dari pilihan pakaian, mencari tiket, mengatur budget, booking penginapan, packing biar ramping, tips jika bersama anak-anak, sampai mengenali modus kriminalitas di berbagai kota di dunia. Masih ditambah peluang traveling gratis. 

Membaca buku ini juga akan membuka pintu bagi mimpimu keliling dunia. Dan beberapa teman membuktikannya:

“Mbak mimpi saya keluar negeri sebelum baca Jilbab Traveler sempat mati, alhamdulillah sekarang saya di Beijing!”

“Thanks Jilbab Traveler! Bukunya bikin saya berani bermimpi, yang membawa saya sampai ke Paris!”

Semangat! Jangan biarkan orang lain mencuri mimpimu. Semoga setiap perjalanan selain menyisakan kenangan dan foto-foto ceria juga makin menambah iman. Bismillah.

Rp 55.000
Rp 44.000Rp 44.000

Twitografi Asma Nadia

Tahukah Asma Nadia pernah patah hati? Bagaimana dia mengatasinya?
Tahukah Asma Nadia pernah diusir ibu temannya karena berdakwah?
Kenapa Asma Nadia dijuluki eroria (biang eror) oleh anak-anak?
Kenapa Asma Nadia bisa mendapatkan nilai 4 di rapor saat SMA?
Kenapa Asma Nadia berani menonjok preman pasar?
Semua jawabannya ada di buku ini.
Apa opini Asma Nadia tentang pacaran, cinta, ta'aruf, pernikahan dan tema menarik lain seperti poligami?
 

Twitografi Asma Nadia merupakan buku paling lengkap untuk tahu segala hal, baik pemikiran, buku-buku, ide, dan hal-hal yang diperjuangkan penulis buku Emak Ingin Naik Haji dan 44 buku best seller lain, dalam hidupnya. 
Sebagian besar fakta dan data di buku ini pernah di-twit Asma Nadia melalui account @asmanadia di twitter.
Buku ini menunjukkan bahwa Asma Nadia bukan sekedar penulis atau public speaker, tapi juga pemikir, konseptor, dan motivator. 
Tapi di bagian lain buku ini, pembaca juga akan melihat Asma Nadia sebagai manusia biasa yang penuh salah dan alpa.
Kecerdasan Asma Nadia dalam meringkas kata sungguh terlihat dalam buku ini. 
 
Membaca buku Twitografi seperti menyerap puluhan buku yang telah ditulis Asma Nadia. Lebih dari itu, buku ini banyak mengungkap berbagai hal yang belum pernah ditulis atau diungkap Asma Nadia di media manapun. 


Jika ingin belajar banyak dari Asma Nadia...
Jika ingin tahu lebih banyak tentang Asma Nadia...
Maka buku ini adalah jawabannya. 

Koment:  

@shifa0712: TL mbak @asmanadia selalu bikin aku merinding. 
@yuyut_kandis: Membaca twit2-twit @asmanadia selalu mengompori semangatku 
@nufus19: @asmanadia baca bukunya... nangis... baca tweetnya nangis juga. 
@primasepta: Ketampar berkali-kali sama tweet-nya mbak @asmanadia #muhasabah
@woelan_tomomi: Mantengin TL mbak @asmanadia tentang #writing tips nya sangat bermanfaat
@nadiamatul: Your tweets #patah hati make us stronger as a broken hearted girl!
@vania: Twitnya Mbak @asmanadia tentang #jilbab, #poligami, dll sangat bermutu dan membantu, gimana kalau dibukukan mbak? 
@karmilamimim: Twit-twitnya mbak @asmanadia juga menginspirasi untuk menjadi muslimah yang gaul, trendi, kreatif tanpa menanggalkan nilai-nilai syar'i.
// // //