Al-I'tishom

Sort By:

20 Sirah Shohabiyah yang dijamin Masuk Surga

 

Jika selama ini yang sering kita dengar adalah daftar para sahabat yang dijamin masuk syurga, maka kali ini penerbit i`tishom menyajikan kepada anda sebuah buku sirah dengan judul 20 sirah shahabiyah yang dijamin masuk syurga. Buku karya Ahmad Khalil Jum`ah ini wajib dimiliki oleh kaum muslimin, khususnya kaum muslimah yang beriman kepada Allah `azza wa jalla, kaum muslimah yang menempuh jalan kebenaran, kebajikan dan perbaikan, yang memendam keinginan untuk mengetahui sirah generasi terdahulu yang dijamin masuk syurga.


Pengalaman adalah guru terbaik, baik pengalaman hidup sendiri ataupun milik orang lain. Apalagi jika itu adalah pengalaman perjalanan hidup orang-orang terdahulu yang diridhoi oleh Allah subhanallahu wa ta`ala. Orang-orang terdahulu yang telah masyhur kekuatan iman dan taqwanya kepada Allah, yang dengan kekuatan iman dan taqwa tersebut mampu mengobarkan semangat perjuangan dan pengorbanan untuk menegakkan kalimat Allah. Sehingga Allah tetapkan mereka sebagai orang-orang yang dijamin masuk syurga, subahanalloh…


Selanjutnya mari kita simak, siapa saja para sahabat yang memiliki kabar gembira yang tiada tara, kaki-kaki mereka masih manapak bumi, namun nama-nama mereka telah masyhur dikenal para malaikat karena telah dijamin Allah masuk ke dalam syurgaNya.

Para shahabiyah tersebut ialah :


  1. Ummul mukminin Khadijah binti Khuwalid Rhodhiyaallahu `anhaa
  2. Fathimah binti Asad Rhodhiyaallahu `anhaa
  3. Ummu Harom binti Milhan Rhodhiyaallahu `anhaa
  4. Ummu Ammaroh (Nasibah binti Ka`ab Rhodhiyaallahu `anhaa)
  5. Ummu Ruman binti Amir Rhodhiyaallahu `anhaa
  6. Rubayyi` binti Mu`awwidz Rhodhiyaallahu `anhaa
  7. Sumayyah binti Khubbath Rhodhiyaallahu `anhaa
  8. Kabsyah binti Rafi` Rhodhiyaallahu `anhaa
  9. Ummul mukminin Zainab binti Jahsy Rhodhiyaallahu `anhaa
  10. Ummul mukminin Aisyah binti Abu Bakar Ash-Shiddiq Rhodhiyaallahu `anhaa
  11. Fathimah binti Rasulullah Shallallahu `alaihi wa sallam
  12. Furai`ah binti Malik Rhodhiyaallahu `anhaa
  13. Ummul Mundzir (Salma binti Qais Al-Anshariyah) Rhodhiyaallahu `anhaa
  14. Asma` binti Abu Bakar Rhodhiyaallahu `anhaa
  15. Ummu Waraqah Al-Anshariyah Rhodhiyaallahu `anhaa
  16. Ummul mukminin Hafshah binti Umar Rhodhiyaallahu `anhaa

Semoga Allah `azza wa jalla menjadikan karya ini tulus untuk mencari ridhaNya. Dan kita diberi kemudahan kelapangan hati untuk meneladani para shahabiyah yang mulia. Amiin

Habis
Rp 72.000
Rp 57.600Rp 57.600

30 Sirah Tokoh Wanita Tabi'in


“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar.“ (At-Taubah: 100)
Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah mereka yang seabad denganku (sahabat), kemudian, golongan setelah mereka, kemudian golongan setelah mereka.”
Para tabi’in mengambil ilmu mereka langsung dari para sahabat, sedangkan para sahabat langsung mendapatkan ilmu dari Rasulullah saw. Buku ini memuat tentang 30 sirah tokoh wanita tabi’in, yaitu: ‘Aisyah binti Thalhah, Fathimah binti Al-Husain, Maisun binti Bahdal, Hindun binti Al-Muhallab, Arrabab binti Imril Qais, Shafiah binti Abi Ubaid dll.
Rp 75.000
Rp 60.000Rp 60.000

 35 Shirah Shahabiyah Jilid 1


Sahabat-sahabat Nabi saw. adalah generasi terbaik sepanjang sejarah peradaban manusia setelah para Nabi dan Rasul. Demikian halnya dengan para sahabat wanita yang hidup bersama mereka. Setiap sahabat wanita ibarat sekuntum bunga yang tumbuh di ladang Islam. Lalu, ketika awan berarak di atasnya dan menumpahkan air hujan, bunga yang bersih dan sarat dengan nilai takwa itu terus tumbuh subur dengan pupuk yang diperoleh dari dua sumber yang bersih, yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah.



Maka, pada masa berikutnya, ia menebarkan semerbak keharumannya kepada seluruh pelosok alam raya dengan keharuman iman dan tauhid. Demikian halnya dalam pengorbanan dan kegigihan dalam membela akidahnya. Mereka mau mengorbankan segala yang dimiliki untuk kepentingan Islam dan tidak jerih dengan kezaliman, siksaan, dan kematian yang harus dihadapinya. Mari menuju oase yang subur dengan buah-buahnya yang ranum untuk berjumpa dengan wanita-wanita yang tulus dan menghirup aroma ketulusan mereka.



Mari kita teguk kesegaran air dan kita hirup keharuman kisah dari Khadijah binti Khuwailid, Saudah binti Zam`ah, `Aisyah binti Abu Bakar, Hafshah binti Umar, Zainab binti Khuzaimah, Ummu Salamah, Zainab binti Jahsy, Juwairiyah, Ramlah, Shafiyyah, Maimunah, Fathimah binti Rasulullah saw., Halimah, Ummu Aiman, Fathimah binti Asad, Ummu Sulaim, Ummu Hisyam, Ummu `Ammarah, Asma’ binti Abu Bakar, Ummu Haram, Kabsyah binti Rafi`, Sumayyah, Ummu Waraqah, Shafiyyah binti Abdul Muththalib, `Atikah, Asma’ binti `Umais, Ummu Syuraik, Umamah binti Abul `Ash, Ar-Rubai`, Ummul Fadhl Lubabah, Al-Khansa’, Ummu Ma`bad, Ummu Kultsum binti `Uqbah, Ummul Mundzir, dan Hindun binti `Utbah ra

Rp 75.000
Rp 60.000Rp 60.000

35 Shirah Shahabiyah Jilid 2


Sahabat-sahabat Nabi saw. adalah generasi terbaik sepanjang sejarah peradaban manusia setelah para Nabi dan Rasul. Demikian halnya dengan para sahabat wanita yang hidup bersama mereka. Setiap sahabat wanita ibarat sekuntum bunga yang tumbuh di ladang Islam. Lalu, ketika awan berarak di atasnya dan menumpahkan air hujan, bunga yang bersih dan sarat dengan nilai takwa itu terus tumbuh subur dengan pupuk yang diperoleh dari dua sumber yang bersih, yakni Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Maka, pada masa berikutnya, ia menebarkan semerbak keharumannya kepada seluruh pelosok alam raya dengan keharuman iman dan tauhid. Demikian halnya dalam pengorbanan dan kegigihan dalam membela akidahnya. Mereka mau mengorbankan segala yang dimiliki untuk kepentingan Islam dan tidak jerih dengan kezaliman, siksaan, dan kematian yang harus dihadapinya. Mari menuju oase yang subur dengan buah-buahnya yang ranum untuk berjumpa dengan wanita-wanita yang tulus dan menghirup aroma ketulusan mereka.

Mari kita teguk kesegaran air dan kita hirup keharuman kisah dari Khadijah binti Khuwailid, Saudah binti Zam`ah, `Aisyah binti Abu Bakar, Hafshah binti Umar, Zainab binti Khuzaimah, Ummu Salamah, Zainab binti Jahsy, Juwairiyah, Ramlah, Shafiyyah, Maimunah, Fathimah binti Rasulullah saw., Halimah, Ummu Aiman, Fathimah binti Asad, Ummu Sulaim, Ummu Hisyam, Ummu `Ammarah, Asma’ binti Abu Bakar, Ummu Haram, Kabsyah binti Rafi`, Sumayyah, Ummu Waraqah, Shafiyyah binti Abdul Muththalib, `Atikah, Asma’ binti `Umais, Ummu Syuraik, Umamah binti Abul `Ash, Ar-Rubai`, Ummul Fadhl Lubabah, Al-Khansa’, Ummu Ma`bad, Ummu Kultsum binti `Uqbah, Ummul Mundzir, dan Hindun binti `Utbah ra
Habis
Rp 93.000
Rp 74.400Rp 74.400

Al-Islam Jilid 1


Satu lagi buku berkualitas untuk pegangan seorang muslim, karya seorang ulama besar, terkemuka dan bersahaja,  Said Hawwa, yang menjelaskan Islam secara konfrehensif dan menyeluruh. Mulai dari masalah ibadah, muamalah,dakwah, hukum, bahkan rahasia-rahasia syariat Islam, yang membuat muslim semakin mengenal agamanya, yang benar-benar menjadi petunjuk dalam kehidupan di dunia untuk kebahagiaan di akhirat.
Habis
Rp 145.000
Rp 116.000Rp 116.000
Al-Islam Jilid 2  
Satu lagi buku berkualitas untuk pegangan seorang muslim, karya seorang ulama besar, terkemuka dan bersahaja,  Said Hawwa, yang menjelaskan Islam secara konfrehensif dan menyeluruh. Mulai dari masalah ibadah, muamalah,dakwah, hukum, bahkan rahasia-rahasia syariat Islam, yang membuat muslim semakin mengenal agamanya, yang benar-benar menjadi petunjuk dalam kehidupan di dunia untuk kebahagiaan di akhirat.
Rp 33.000
Rp 26.400Rp 26.400

Apa Bentuk Komitmen Saya Terhadap Islam


“Dia (Allah) telah menamai kamu orang-orang muslim sejak dahulu dan begitu pula dalam (Al-qur`an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas seluruh manusia….”


        Selama usia kehidupan, sebagian dari kita menjadi muslim karena kedua orang tua kita muslim. Hal ini tidak bias dinafikan karena memang karena keturunanlah Allah memberikan nikmat terbesar ini kepada kita. Meski demikian, pada kenyataannya, kita merasa asing dengan islam. Kita merasa, seakan-akan kita berada di satu lembah sedangkan islam berada di lembah lain. Akibatnya, kita tidak bias memahami islam secara utuh, tidak bias memahami makna komitmen kita kepada islam, dan konsekwensi-konsekwensi yang menyertainya. Tidak hanya itu, kita pun merasa enggan men-shibghoh diri kita dengan nilai-nilai islam hingga syakhshiyah islamiyah menjdai karakter kita. Dan, jiwa kita pun sungkan untuk menggabungkan diri bersama orang-orang yang menyeru kepada Allah.


        Beranjak dari kesadaran akan hal inilah, buku ini diterbitkan. Kekuatan ruhiyah, kesungguhan, dan kecintaan penulis terhadap saudara-saudaranya dapat kita rasakan dari setiap goresan tinta pada buku ini. Seluruhnya disampaikan secara runut dengan sistematika yang rapi. Setiap pembahasanya pun diperkuat dengan dalil-dalil syar`I, baik Al-qur`an maupun As-sunnah. Dari pertnyaan “apa bentuk komitmen kita pada islam?” hingga pembahasan makna komitmen pada islam sebagai tindak lanjut amaliah komitmen pertama.

Rp 39.000
Rp 31.200Rp 31.200
Ats-Tsawabit Wal Mutaghayyirat  
Buku ini adalah karya gemilang dari seorang aktivis dakwah. Di dalamnya dijelaskan tentang berbagai aspek yang bersifat tetap (tsawabit) dan mutaghayyirat (fleksibel) dalam dakwah Ikwanul Muslimin, yauitu dakwah Islam yang komprehensif, yang turun dari sisi  Allah. Dikemukakan juga tentang kesempurnaan Islam dan terbiyah. Penulis mengungkapkan tentang tujuan jangka pendek (hadaf) dan tujuan akhir (gayah) dari dakwah serta lingkup dan buah tarbiyah.

Satu hal yang juga menjadi kelebihan buku ini adalah penulis tidak lupa untuk tetap menyampaikan tentang tujuan akhir dari kehidupan ini. Beliau menulis tentang ibadah dalam persepsi yang utuh. Allahlah tujuan paling agung dan sasaran tertinggi dari semuanya. Dan, kesempurnaan ibadah itu hanyalah milik Allah semata.
Rp 122.000
Rp 97.600Rp 97.600

Fikih Sunah Untuk Wanita


Saat ini, wanita muslimah berada di tengah gempuran dahsyat berbagai gelombang fitnah, terutama fitnah yang terkait dengan kehidupan keseharian mereka. Terlebih, jika kita mengingat musuh-musuh mereka yang terdiri dari kaum kafir yang berusaha dengan gigih melepaskan mereka dari rasa malu dan kesucian, serta menjauhkan mereka dari manhaj Nabi saw. 
Semuanya dilakukan dengan cara membuat wanita muslimah tidak memahami atau membuatnya ragu akan masalah-masalah agama. Untuk menghadapi gempuran itu, kaum wanita membutuhkan buku yang menjelaskan berbagai persoalan fiqih yang mereka hadapi. Mulai dari A hingga Z; dari thaharah (bersuci) hingga shalat sunah; dari puasa hingga zakat; hingga masalah pernikahan, perceraian, dan waris. Buku Fiqih Sunah untuk Wanita yang ditulis oleh Abu Malik Kamal bin Sayyid Salim ini telah berhasil menggabungkan kekuatan dan otentisitas materi dengan gaya penyampaian yang mudah dipahami. 
Dalil-dalil yang digunakan shahih dan merujuk pada pendapat generasi salaf, sehingga tidak ada satu pun pendapat atau penjelasan yang diragukan. Karena itu, buku ini sangat dibutuhkan oleh kaum wanita untuk dipelajari dan diamalkan isinya. Juga bagi laki-laki yang memiliki tanggungan wanita untuk mengajarkan isi buku ini kepada mereka.  
Rp 45.000
Rp 36.000Rp 36.000

Kekuatan Sang Murobbi


Saat ini, kaum muslimin mulai bangkit dari tidur panjang yang membuat mereka lupa pada agamanya. Mereka memiliki keinginan untuk kembali bersandar pada agama ini. Semangat keislaman mereka pun tumbuh dan mulai bergelora seiring dengan perjuangan dakwah. Oleh sebab itu, para dai, murabbi, maupun pemimpin cerdas yang memiliki cita-cita untuk mengembalikan kejayaan dan kemuliaan umat ini harus segera meraih tangan-tangan mereka dan membimbingnya ke jalan Islam. Untuk itu, para dai dan murabbi harus memiliki pemahaman yang benar, perencanaan yang matang, pengetahuan yang memadai, dan aturan yang bijak untuk membentuk generasi yang militan (tangguh). 


Lalu, bagaimanakah caranya untuk memenuhi atau menyiapkan semua itu? Inilah yang dijawab oleh Penulis. Seluruhnya disampaikan dengan jelas dan praktis, sehingga para dai, murabbi, dan pemimpin dapat mempratikkannya dalam amal-amal dakwah, terutama amal-amal pembinaan. 



Rp 130.000
Rp 104.000Rp 104.000

Khowatir Quraniyyah


Alhamdulillah bersamaan dengan geliat umat untuk mendalami Al-Qur’an telah hadir.
Khowatir Qur’aniyah, begitu Syekh Amru Khalid membahasakan kupasan dan penjelasannya yang lugas seputar ayat-ayat Al-Qur’an yang menunjukkan sikap ‘tawaadhu’ beliau di hadapan luasnya ilmu Allah swt.. Dapat dikatakan karya beliau ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini yang dibatasi oleh waktu dan kesibukan untuk secara intens merujuk langsung kepada kitab-kitab tafsir induk. Karya ini mampu mengantarkan pembaca memahami secara ringkas, namun integral mengenai keutuhan makna sebuah surat Al-Qur’an. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa karya beliau ini adalah pengantar kepada kitab-kitab tafsir rujukan, sehingga dapat dikatakan, membaca karya beliau ini berarti membaca kitab-kitab tafsir mu’tabarah secara ringkas.
Tentu karya ini tidak hadir begitu saja tanpa ‘keunikan’ atau sesuatu yang berbeda. Karya ini menawarkan menu yang khas yang mengarahkan umat pada konsepsi ‘wahdatul qur’an’ kesatuan ayat-ayat Al-Qur’an yang integral yang antar ayat bahkan antar surat-suratnya memiliki korelasi (munasabah) yang erat. Tematisasi surat yang sangat pas untuk menjelaskan maksud dan tujuan surat secara komprehensif .
(Dr .H Attabik luthfi,MA dosen pasca sarjana IAIN syekh nurjati cirebon dan ketua IKADI jakarta)
Rp 45.000
Rp 36.000Rp 36.000

Komitmen Dai Sejati

 Bagi seorang dai, saat menapaki jalan dakwah merupakan saat pembuktian janji kepada Allah dan Rasul-Nya. Ketika itu, perjalanan dakwah akan terasa sangat panjang. Dia menyadari bahwa tidak mungkin    kembali ke garis start dengan alas an belum siap menghadapi tribulasi, tantangan dan ujian yang menghadang di fase berikutnya.
Jika Rasulullah Saw. dan para sahabatnya berargumentasi dengan hal tersebut, tentu perang Badar tidak akan pernah terjadi dan kemenangan yang gemilang itupun tidak akan diraih. Padahal pada saat itu, beliau dan para sahabatnya hanya menyiapkan perlengkapan untuk menghadang kafilah dagang Abu Sufyan. Bukan untuk menghadapi pasukan perang Quraiys yang dipersenjatai dengan lengkap. 
Rp 33.000
Rp 26.400Rp 26.400

Mencari Format Gerakan Dakwah Ideal


Buku ini, berusaha menggambarkan apa adanya_jauh dari ruh fanatisme golongan _mengenai hakikat setiap gerakan berbagai gerakan dakwah yang berkembang, sedikit banyak akan membuat kita bersikap lebih bijak dan dewasa saat berinteraksi dengan sesama muslim. Perbedaan ijtihad dalam berdakwah, bukan alasan untuk saling menyalahka, melainkan untuk saling melengkapi.
Rp 44.000
Rp 35.200Rp 35.200

Quantum Dakwah dan Tarbiyah


Jika dalam dunia pendidikan dan bisnis dewasa ini banyak diwacanakan dan diujicobakan Quantum Learning, Quantum Teaching, Eccelerated Learning, Active Learning, Quantum Bussines dan sebagainya, tentu dunia dakwah yang tidak kalah penting dari itu semua juga berhak menerapkan hal yang sama. 
Jika dunia entertainment yang sangat dekat maksiat saja tidak pernah berhenti mengembangkan metodologi dan teknologinya dalam berproduksi, mengemas dan menjual produk-produk budayanya sedemikian luar biasanya,  mengapa gerakan dakwah dan tarbiyah yang mengemban risalah suci Nabi ini harus berjalan di tempat dalam pengembangan metodologi dan teknologinya? 


Rp 93.000
Rp 74.400Rp 74.400

Syarah Risalah Ta'alim


Buku  ini dan segala yang terkandung di dalamnya (berupa penjelasan tentang jalan dakwah serta berbagai prediksi masa depan) dapat memantapkan kaki setiap muslim untuk mulai menapaki jalan dakwah dan mencapai sasaran perjuangan, yakni agar kalimat Allah tegak di muka bumi.  
Saat kita membacanya, kita akan mendapatkan kesan bahwa penulis sangat cermat dalam memilih kata: ringkas tapi padat, focus dan menggunakan ungkapan yang jelas, yang lahir dati seorang dai sejati, sehingga dapat mengetuk pintu-pintu akal, menerobos hati, dan mengguncang nurani. 



Rp 150.000
Rp 120.000Rp 120.000

Syarah Riyadhus Sholihin Jilid 2


Riyadhus Shalihin adalah nama salah satu kitab kumpulan hadits Nabi Muhammad SAW yang berarti taman orang-orang shalih. Kitab ini disusun oleh al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, atau lebih dikenal dengan sebutan Imam Nawawi. Seorang ulama besar Ahli hadits yang diakui seluruh ulama islam dari masa ke masa.
Pada kitab ini hadits-hadits Rasulullah dikelompokkan ke dalam bab-bab berdasarkan tema utama, misalnya shalat, zakat, jihad, doa, Qur’an, dan sebagainya. Sangat cocok menjadi pegangan muslim yang ingin mempelajari sunah-sunah Rasulullah saw.
Rp 105.000
Rp 84.000Rp 84.000

Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 1


Riyadhus Shalihin adalah nama salah satu kitab kumpulan hadits Nabi Muhammad SAW yang berarti taman orang-orang shalih. Kitab ini disusun oleh al-Imam al-Allamah Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf an-Nawawi ad-Dimasyqi, atau lebih dikenal dengan sebutan Imam Nawawi. Seorang ulama besar Ahli hadits yang diakui seluruh ulama islam dari masa ke masa.
Pada kitab ini hadits-hadits Rasulullah dikelompokkan ke dalam bab-bab berdasarkan tema utama, misalnya shalat, zakat, jihad, doa, Qur’an, dan sebagainya. Sangat cocok menjadi pegangan muslim yang ingin mempelajari sunah-sunah Rasulullah saw.
Rp 33.000
Rp 26.400Rp 26.400

Yang Berjatuhan di Jalan Dakwah

 

Sejumlah tantangan menghadang setiap gerakan dakwah, mulai dari tantangan moral sampai tantangan sosial-politik. Bangsa Indonesia sekarang ini tengah terpuruk dalam krisis multidimensi: krisis kepercayaan (amanah), krisis moral, ekonomi, sosial-politik, dan budaya. Oleh karena itu, membentuk aktivis dakwah yang sanggup menghadapi tantangan merupakan suatu keniscayaan yang tidak boleh ditunda. 

Rasulullah mengisyaratkan perlunya agenda perubahan bagi setiap gerakan dakwah untuk pemberdayaan menyeluruh. Ini dilakukan untuk menghindari berjatuhannya para aktivis dakwah saat menghadapi tantangan yang berat. Untuk tujuan ini, proses tarbiyah dai yang efektif, berencana, dan berkelanjutan merupakan langkah yang seharusnya menjadi bagian terpenting dari aktivitas dakwah.  

Buku ini telah memberikan banyak informasi mengenai fenomena berjatuhannya aktivis dakwah di medan dakwah. Buku ini sangat layak dibaca oleh aktivis dakwah untuk menghindari penyakit-penyakit yang menyebabkan mereka tidak mampu melanjutkan aktivitas dakwahnya. 


// // //